Plus Minus Pemakaian Diapers pada balita

Apa saja plus minus pemakaian diapers pada balita? Anak bunda masih memakai popok menginjak usia balita? Hentikan segera! Diapers atau popok kapas sekali pakai biasa digunakan untuk menampung buang air pada bayi. Namun, dewasa ini banyak sekali para bunda yang menggunakan diapers pada anaknya setiap hari, bahkan ketika anaknya memasuki usia balita. Hal ini sebenarnya tidak baik dan tidak direkomendasikan untuk terus dilakukan. Tentu saja, ini adalah kebiasaan yang salah.

Kali ini, kita akanmembahas mengenai kekurangan dan kelebihan pemakaian diapers pada balita. Namun sebelum itu, bunda wajib tahu tujuan utama dari sebuah penemuan penting yang dikenal dengan nama popok atau diapers . Tujuannya adalah untuk mempermudah bunda mengatasi buah hati bunda dalam buang air selama dalam perjalanan jauh dan kondisi lain dimana keterbatasan menghalangi bunda untuk melakukan pembersihan pada buah hati bunda. Perlu digarisbawahi ya bunda, keterbatasan bukan kemalasan bunda.

Pemakaian diapers sendiri ada kurangnya dan ada lebihnya. Yuk mari kita bahas satu per satu plus minus pemakaian diapers pada balita.

Nilai Plus Pemakaian Diapers

  1. Penggunaan diapers membuat bunda tidak repot mencari toilet untuk si kecil ketika bunda dan balita bunda melakukan perjalanan jauh
  2. Dalam perjalanan menggunakan angkutan umum seperti kereta, pesawat terbang, bus yang mempunyai sedikit waktu pemberhentian dan kesempatan untuk ke toilet, diapers sangat cocok digunakan si kecil yang belum mampu untuk menahan buang airnya.
  3. Diapers sangat nyam an dalam perjalanan jauh karena tidak ribet untuk membersihkannya, karena cukup dibuang saja.
  4. Harganya cukup terjangkau dan tidak perlu membersihkan

Nilai Minus Pemakaian Diapers

  1. Penggunaan diapers yang sering baru-baru ini oleh bunda yang malas, sering mengakibatkan munculnya ruam-ruam merah pada pantat si kecil. Hal ini disebabkan karena penggunaan diapers yang terlalu sering dalam kondisi iklim tropis yang lembab ini memudahkan jamur untuk tumbuh di sekitar pantat si kecil. Selain memunculkan ruam merah, biasanya juga menyebabkan rasa gatal dan bau tidak sedap.
  2. Terlalu sering menggunakan diapers pada balita bunda, akan menyebabkan efek psikologis yang kurang baik. Balita bunda akan susah untuk mengontrol hasrat buang airnya, karena terbiasa dengan pemakaian diapers yang memudahkan si kecil

    bisa kapan saja melakukan buang air dan dimana saja. Maka begitu dia lepas dari pemakaian diapers, maka dia harus berusaha lebih keras untuk mengerti kapan dan dimana dia harus buang air, dibandingkan dengan balita lain yang terbiasa menggunakan popok kain semasa kecilnya.

  3. Kebanyakan balita yang masih menggunakan diapers, akan lebih sulit untuk tidak mengompol di malam hari, dibandingkan dengan balita yang terbiasa dengan pemakaian popok kain.
  4. Tentu saja, secara ekonomis, pemakaian diapers pada balita akan menambah anggaran bulanan bunda

Diapers memiliki sisi positif dan negatif. Diapers sebenarnya berguna jika digunakan saat bepergian. Akan salah jika diapers digunakan secara terus menerus. Banyak sisi negatifnya selain dengan pengeluaran bulanan yang melonjak misalnya psikologi anak yang sulit berhenti mengompol. Seperti yang telah diulas, penggunaan diapers yang terus menerus membuat balita susah mengontrol hasrat buang airnya, serta membuat balita sulit mengerti kapan dan dimana tempat yang tepat untuk buang air. Semoga tulisan mengenai plus minus pemakaian diapers pada balita ini berguna bagi anda.