Persiapan Kehamilan Anak Kedua Secara Fisik dan Mental

Persiapan kehamilan anak kedua secara fisik dan mental tentu harus benar-benar matang dan direncanakan. Hal ini penting agar semua anggota keluarga benar-benar siap untuk menyambut anak kedua. Walaupun tidak ada persiapan spesifik, tetapi pasang suami istri juga perlu mempertimbangkan beberapa hal. Diantaranya :

* Persiapan Untuk Mengatur Jarak Kelahiran Dan Pelepasan Alat Kontrasepsi

Bila telah diputuskan untuk hamil anak kedua, setidaknya pasangan suami istri tersebut telah melakukan diskusi yang matang berkaitan dengan mengatur jarak kelahiran antara anak pertama dan kedua. Dari sisi bidang kedokteran, sebenarnya rahim telah siap untuk hamil setelah 3 bulan seorang ibu melahirkan. Walaupun demikian, perlu ada diskusi yang mendalam karena anak pertama juga berhak untuk mendapatkan perhatian penuh dimasa pertumbuhan dan perkembangannya. Selain itu, ia pun perlu mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan. Sebenarnya, ada jarak aman untuk bisa hamil lagi, yaitu antara 27 – 32 bulan. Dalam rentang waktu tersebut, seorang ibu pun mempunyai kemungkinan dapat mengandung dan membesarkan bayi dengan selamat dan sehat. Persiapan kehamilan anak kedua secara fisik dan mental ini juga sangat berpengaruh pada kesehatan bayi. Melepaskan alat kontrasepsi juga harus diingat bagi pasangan yang sebelumnya menggunakan pil kontrasepsi. Jadi, perlu untuk menghentikan pemakaian alat penunda kehamilan sebelum memutuskan hamil lagi agar siklus menstruasi dapat normal. Dan untuk pengguna kontrasepsi dengan suntik, anda perlu menunggu sekitar 3 bulan sebelum memutuskan hamil lagi. Sedangkan untuk alat spiral, anda dapat langsung menjalankan program kehamilan setelah spiral dilepas.

* Pemeriksaan Dini Untuk Pra Kehamilan

Untuk mempersiapkan kehamilan anak kedua, pasangan terutama calon ibu juga perlu melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui lebih lanjut tentang hal-hal yang dapat membuat kehamilan menjadi bermasalah. Hal ini berkaitan dengan kesehatan bayi yang nanti akan dikandung dan juga dengan kesehatan ibu. Biasanya, dokter pun akan menyarankan anda untuk melakukan beberapa tes kesehatan. Bila nanti diketahui calon ibu mempunyai masalah kesehatan maka dokter pun kemungkinan akan memberi saran untuk menunda kehamilan karena ini juga demi keselamatan bayi dan calon ibu. Akan sangat mengganggu dan tidaklah kondusif bila seorang ibu yang terdeteksi bermasalah dengan kesehatan tetapi tetap ngotot untuk dapat hamil . Oleh karena itu, perlu dilakukan persiapan kehamilan anak kedua secara fisik dan mental.