Penanganan Bayi Terkena ASI di Wajah

Saat menyusui, tidak jarang ASI tumpah dan membasahi wajah bayi kita. ASI yang menempel pada kulit wajah bayi dapat menyebabkan rasa gatal dan kemerahan pada kulitnya. Beberapa ibu memilih untuk berhenti menyusui karena tidak ingin melihat bayinya terganggu rasa gatal.

Sebenarnya, kasus bayi mengalami gatal-gatal dan bintik merah akibat terkena ASI sangat jarang terjadi. Namun, sebagian kecil bayi ada yang peka dengan protein dalam susu, sehingga terjadilah rasa gatal tersebut. Ibu tidak perlu berhenti menyusui, hanya perlu mengetahui trik mengatasi gangguan pada kulit bayi.

Tips penanganan bayi yang terkena ASI di wajah:

  • ¬†Siapkan lap dengan air hangat atau handuk kecil yang bersih setiap kali menyusui bayi. Jika ada percikan ASI yang mengenai kulit wajah bayi, segera lap dengan lembut. Anda dapat juga menggunakan tisue basah khusus bayi atau kapas.
  • Kurangi atau hindari makanan yang dapat memicu alergi pada bayi; seperti kacang, udang, kerang, telur, atau cumi. Gandum kadangkala dapat menimbulkan alergi, demikian pula susu sapi. Perhatikan apakah gatal dan kemerahan tersebut hilang setelah anda berhenti menyantap makanan tertentu selama beberapa hari. Jika tidak juga hilang, segera konsultasikan dengan dokter anda.
  • Pemberian krim untuk bayi dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat gatal tersebut. Bersihkan wajah bayi setiap kali usai menyusui, lalu bubuhkan krim bayi pada bagian yang terlihat merah. Jika tidak tersedia krim, anda bisa menggunakan sedikit minyak zaitun untuk dioleskan.
  • Gantilah celemek bayi dengan yang bersih setiap kali menyusui. Cara ini akan membantu mengurangi kontak antara kulit bayi yang sensitif dengan tumpahan ASI yang mungkin tertinggal di celemeknya.
  • Cuci celemek, selimut, dan baju bayi yang terkena tumpahan ASI hingga bersih, sampai noda ASI hilang.

Kunci penanganan bayi terkena ASI di wajah adalah dengan memastikan bahwa tumpahan ASI segera dibersihkan, dan selalu menggunakan handuk serta celemek bersih setiap kali bayi menyusu.