Mengasah Kecerdasan Motorik Anak Balita 2-5 Tahun Lewat Mainan

Banyak cara dapat dilakukan untuk melatih kecerdasan motorik anak balita umur 2-5 tahun melalui aktifitas bermain dan permainan. Menurut salah satu prinsip dasar positive parenting, pendidikan dan pengasuhan anak haruslah dilakukan dengan suportif, disiplin dan menyenangkan. Prinsip menyenangkan berarti proses belajar anak dapat dilakukan melalui proses bermain dan permainan. Apa saja jenis permainan yang berguna untuk mengasah kecerdasan motorik anak balita 2-5 tahun lewat mainan?

Tips dan triks

Berikut ini akan disampaikan beberapa tips dan triks pemilihan mainan yang berguna untuk mengasah kecerdasan motorik anak balita 2-5 tahun lewat mainan, yaitu:

  • Bola. Bola basket ataupun bola sepak bisa digunakan untuk melatih koordinasi syaraf-syaraf anggota gerak, baik tangan ataupun kaki. Sesekali ajak anak balita bermain basket atau sepak bola sambil menunjukkan cara bermainnya yaitu memasukkan bola ke dalam keranjang ataupun gawang, setelah itu biarkan balita bermain sendiri.
  • Sepeda roda tiga. Sepeda roda tiga juga dapat digunakan untuk melatih syaraf motorik kasar anggota gerak, sekaligus mengasah kecerdasan parsial balita. Ajak balita bermain sepeda dengan menambahkan halangan berupa kursi kecil atau apapun yang memaksa balita melakukan gerakan manuver.
  • Skuter. Pilih skuter yang memiliki dua roda sehingga bisa berguna untuk melatih kemampuan motorik kasar sekaligus melatih keseimbangan balita.
  • Puzzle dan permainan bongkar pasang. Puzzle dan permainan bongkar pasang dapat digunakan untuk melatih motorik halus balita. Selain kemampuan motorik, permainan ini juga dapat digunakan untuk melatih kecerdasan kognitif dan koordinasi syaraf mata dan tangan.
  • Dooh. Dooh merupakan sejenis permainan berbentuk seperti plastisin, hanya saja terbuat dari bahan yang tidak berbahaya bagi balita. Permainan ini bisa digunakan untuk melatih kemampuan motorik halus dan kecerdasan kognitif balita melalui aktifitas permainan membuat aneka bentuk.
  • Bekel. Permainan bola bekel juga dapat digunakan untuk melatih kecerdasan motorik halus dan koordinasi syaraf antara mata dan tangan. Ajari anak cara bermainnya, hanya saja jangan yang terlalu sulit karena akan menyebabkan anak menjadi bosan.

Demikianlah beberapa tips dan triks pemilihan mainan yang berguna untuk mengasah kecerdasan motorik anak balita 2-5 tahun lewat mainan yang bisa dijadikan pertimbangan bagi orangtua untuk memilih jenis permainan yang tepat. Semoga bermanfaat.