Mengasah Perkembangan Motorik Balita 2 - 5 Tahun Lewat Mainan

Sebagai orang tua, anda dapat mengasah perkembangan motorik balita 2 -5 tahun melalui mainan dan permainan yang disukai buah hati anda. Bermain merupakan cara dimana anak anda tidak hanya dapat bersenang–senang, tetapi juga belajar, mengenal dunia serta melatih kemampuan motorik mereka. Memiliki balita, itu artinya orang tua harus selektif dalam memilih apapun untuk balita mereka, termasuk memilih mainan. Masa perkembangan motorik balita 2 -5 tahun merupakan masa perkembangan yang paling pesat. Oleh karena itu, setiap hal di sekitar mereka, termasuk mainan, sangat mempengaruhi proses tumbuh kembang mereka.

Perkembangan Motorik Balita 2 -5 Tahun Dan Mainannya

Perkembangan motorik balita 2 -5 tahun sudah sempurna, namun diperlukan media–media yang dapat melatih kekuatan serta kelincahan syaraf motorik tersebut. Pada usia yang masih muda, perkembangan motorik balita 2 -5 tahun bisa diasah melalui mainan. Itulah mengapa diperlukan ketelitian orang tua dalam memilih permainan dan mainan untuk balita mereka.

Memilih Mainan Berdasarkan Usia

Memilih mainan bagi balita tidak bisa dilakukan sembarangan. Diperlukan pengetahuan dasar mengenai perkembangan motorik balita 2 -5 tahun serta perkembangan mental balita pada beberapa tingkat usia agar dapat menyesuaikan mainan apa yang tidak hanya bersifat menyenangkan, namun juga edukatif. Karena sistem syaraf dan perkembangan motorik balita 2 -5 tahun bisa diasah melalui mainan, orang tua perlu mengetahui perkembangan motorik mereka sesuai usia. Berikut ini adalah beberapa perkembangan motorik balita 2 -5 tahun yang dapat dipakai sebagai acuan pemberian mainan:

  1. Usia 2 tahun. Balita pada usia 2 tahun telah memiliki koordinasi syaraf gerak kaki yang baik. Pada usia 2 tahun, anak mulai senang melompat dan bergerak. Pada usia ini juga anak mulai bermain dengan coretan – coretan tak berbentuk.
  2. Usia 3 tahun. Koordinasi gerak kaki dan tangan menjadi sangat baik pada usia 3 tahun. Oleh karena itu, perkembangan motorik balita 2 -5 tahun bisa diasah dan dikembangkan melalui mainan.
  3. Usia 4 tahun. Mengenal bentuk, memahami percakapan, merespon terhadap perintah adalah beberapa perkembangan yang terjadi di usia 4 tahun. Asah kemampuan si kecil dengan mengajaknya bermain susun balok, lempar tangkap serta permainan yang melibatkan gerak.
  4. Usia 5 tahun. Tidak hanya perkembangan motorik balita 2 -5 tahun, kemampuan kognitif pada anak usia 5 tahun telah berkembang jauh lebih pesat. Pada tahapan ini, permainan yang tidak hanya membutuhkan gerak namun strategi atau pemecahan sangat sesuai diberikan.

Karena perkembangan motorik balita 2 -5 tahun bisa diasah melalui mainan, tidak ada salahnya untuk memberikan dia mainan edukatif sebanyak mungkin. Biarkan dia memilih mainan favoritnya. Namun, tetap damping dan awasi ketika anak bermain. Bimbing dan arahkan cara bermain mereka agar tepat sasaran, tidak sebagai saja hiburan melainkan juga pendidikan.