Melindungi Buah Hati Tercinta dengan Memberikan Manfaat Imunisasi Pada Bayi

Manfaat Imunisasi Pada Bayi sangat besar karena bisa menyelamatkannya dari penyakit mematikan di masa depan. Dengan imunisasi ada kekebalan terhadap serangan virus-virus mematikan lewat pemberian vaksin baik melalui suntikan atau diteteskan ke mulut, untuk anak yang belum berusia lima tahun. Dengan vaksin, bukan hanya terlindung dari penyakit, secara otomatis tubuh juga memproduksi antibodi yang berperan penting dalam memerangi penyakit serius pada anak-anak. Meskipun banyak orangtua yang masih khawatir dengan efek samping imunisasi, tetapi secara umum manfaat imunisasi jauh lebih banyak daripada efek sampingnya. Terbukti dengan minimnya penyakit serius yang ditemukan pada ana-anak yang sudah melakukan imunisasi yang lengkap sesuai jadwal sehingga sedikit sekali penyakit serius yang muncul.

Imunisasi sendiri mulai dari BCG, DPT, DT, TT, Campak, MMR, Hib, Varisella, HBV, sampai Pneumokokus Konjugata yang sudah mulai dikenal sejak tahun 1970. Anak-anak dan bayi adalah target utama dari imunisasi, karena itulah, imunisasi kemudian diwajibkan oleh pemerintah. Imunisasi ini mampu melawan serangan virus penyakit berbahaya seperti campak, hepatitis A dan B, polio, serta tetanus yang bisa berujung pada kecacatan jika tidak berhasil dicegah.

Besarnya Manfaat Imunisasi Pada Bayi Anda dan Anak-Anak Lainnya
Dengan imunisasi, bayi yang masih rentan akan lebih kebal terhadap serangan penyakit menular dan berbahaya, sehingga dia bisa tumbuh aktif dan sehat sampai dewasa. Dengan terhentinya penyebaran penyakit menular karena kekebalan yang baik di tubuh si kecil, otomatis akan berkurang juga keberadaan penyakit-penyakit berbahaya di luar. Kini orangtua tidak perlu merasa khawatir ketika si kecil bermain di halaman atau di lapangan bersama teman-temannya. Besarnya Manfaat Imunisasi Pada Bayi juga berdampak luas dengan meningkatkan kesehatan secara nasional. Jika budaya imunisasi ini tersebar dan dilakukan dengan baik, bukan tidak mungkin, mereka yang tidak melakukan imunisasi lengkap ikut terlindung dari penyakit berbahaya. Betapa senangnya jika semua dapat hidup tenang dan sehat tanpa takut terancam penyakit mematikan. Temui dokter atau ahli kesehatan jika anda masih merasa khawatir dengan zat kimia yang masuk ke tubuh si kecil dalam bentuk vaksin, daripada menyesal di kemudian hari karena terserang penyakit.

Manfaat Imunisasi Pada Bayi yang Handal Menurunkan Angka Kematian
Untuk melindungi anak-anak yang terancam kematian akibat berbagai penyakit menular, imunisasi memang bentuk perlindungan terbaik yang dapat anda lakukan. Terbukti, imunisasi telah mencegah jutaan kematian pada anak. Meskipun begitu, pro dan kontra seputar imunisasi tetap ada. Jika anda termasuk sebagian orangtua yang khawatir dengan efek samping imuisasi, ada baiknya anda memahami proses kerja imunisasi. Dengan imunisasi, virus atau bakteri dilemahkan lewat bibit penyakit yang masuk ketubuh si kecil melalui vaksin. Selanjutnya, tubuh akan dipacu untuk membentuk antibody demi melawan penyakit tersebut.

Antibodi inilah yang akan terus berada di dalam tubuh untuk melawan penyakit yang masuk kapanpun juga. Imunisasi memang terbukti ampuh, tetapi banyak orangtua yang enggan memberikannya pada si kecil karena efek samping yang muncul setelah imunisasi seperti pegal ataupun demam. Sebetulnya hal ini tidak seberapa dibandingkan jika anak terserang penyakit mematikan sampai cacat atau bahkan kehilangan nyawa. Yang perlu diperhatikan untuk meminimalisir efek samping imunisasi adalah cara penyuntikannya dan sistem rantai dinginnya, karena ada bahan tambahan di dalam vaksin yang berfungsi untuk menghindari kontaminasi serta meningkatkan respon dari kekebalan. Supaya terhindar dari bengkak, sebaiknya vaksin memang disuntikkan ke bagian otot.

Kesalahan umum lainnya adalah ketika orangtua memilih untuk menunda imunisasi karena kondisi anak sedang drop. Sebetulnya hal ini tidak menjadi masalah, daripada orangtua akhirnya justru melewatkan imunisasi. Kenyataannya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika imunisasi diberikan pada bayi yang sedang mengalami batuk dan pilek sekalipun, selama tidak rewel atau muncul demam. Jika hal itu terjadi, cukup menunggu selama satu sampai dua minggu kedepan untuk memberikan imunisasi. Lagipula, ada obat penurun panas dan pereda nyeri yang biasanya diberikan sesudah imunisasi, sehingga si kecil tetap menerima Manfaat Imunisasi Pada Bayi tanpa membuat khawatir orangtua.