
Tidak mudah mengajak anak melakukan olahraga, apalagi jika disertai dengan pemaksaan. Melakukan pemaksaan tidak hanya menyebabkan anak kehilangan mood, tetapi juga dapat menjadi bumerang bagi orangtua karena bisa jadi anak akan terus merengek ketika aktifitas olahraga baru saja dilakukan. Untuk menghindari kejadian yang kurang nyaman ini, ada baiknya orangtua mengetahui beberapa tips dan kiat mengenalkan olahraga pada anak. Apa saja kiat dan tipsnya?
Kiat dan Tips
Berikut ini beberapa tips dan kiat mengenalkan olahraga pada anak sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:
- Beri penjelasan. Beri penjelasan kepada anak mengenai pentingnya melakukan kegiatan olah fisik atau
olahraga. Namun demikian, penjelasan yang diberikan kepada anak hendaknya disertai dengan alasan yang logis, misalnya dengan berolahraga akan membuat badan menjadi sehat dan terhindar dari berbagai jenis penyakit. - Beri contoh. Beri contoh dengan melakukan olahraga secara rutin. Tentu tidak mungkin mengajarkan anak sesuatu tanpa orangtua memberi contoh terlebih dahulu, bukan?
- Ajak. Ajak anak bersama-sama melakukan kegiatan berolahraga. Tentu saja jenis olahraga yang dipilih adalah yang disukai anak-anak, misalnya sekedar bersepeda ataupun bermain bola. Tidak ada salahnya juga mengajak anak pergi ke kolam renang apabila anak menyukai kegiatan berenang.
- Bermain. Lakukan aktifitas olahraga dengan cara melakukan permainan. Pilih jenis permainan yang disukai anak, namun tetap pilih permainan yang membutuhkan aktifitas fisik seperti bulu tangkis, tenis meja atau sekedar bermain kejar-kejaran.
- Nonton bersama. Kegiatan menonton bersama pertandingan olahraga seperti sepak bola, bulu tangkis ataupun pertandingan basket juga dapat dijadikan salah satu faktor pendorong agar anak mau melakukan kegiatan berolahraga. Apalagi jika olahragawan atau team yang didukung mampu memperoleh kemenangan.
Demikianlah beberapa tips dan kiat mengenalkan olahraga pada anak yang bisa dilakukan oleh orangtua. Namun demikian sebaiknya tetap memperhatikan jenis olahraga yang sesuai dengan jenis kelamin dan umur anak. Tentu tidak mungkin mengajarkan olahraga body builder untuk anak cewek ataupun senam indah untuk anak cowok. Bagaimanapun juga pemilihan olahraga beda gender tetap harus diperhatikan. Semoga bermanfaat.

