Balita Terlambat Bicara (Delayed Speech)

Orangtua sebaiknya jangan panik apabila anaknya yang masih berusia balita mengalami kejadian terlambat bicara (delayed speech). Delayed speech atau balita terlambat bicara belum tentu disebabkan oleh terjadinya gangguan kesehatan yang menyerang anak balita, namun juga bisa saja disebabkan faktor lain yang mungkin belum diketahui oleh orangtua. Kenali beberapa pemicu dan penyebab terjadinya balita terlambat bicara (delayed speech) ini agar segera diambil tindakan yang tepat.

Penyebab Dan Pemicu

Berikut ini beberapa pemicu dan penyebab balita terlambat bicara (delayed speech) sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Genetik. Terjadinya kelainan genetik yang menyebabkan gangguan ataupun penyimpangan sistem syaraf pendengaran yang menuju ke otak, sehingga otak agak lama memproses data berupa kata-kata dan meneruskan kembali ke syaraf motorik pada lidah dan mulut. Kelainan genetik juga bisa disebabkan infeksi virus atau bakteri, keturunan serta konsumsi obat-obatan selama kehamilan.
  • Lingkungan. Lingkungan juga dapat memberikan pengaruh pada terjadinya balita terlambat bicara, antara lain kurangnya stimulasi yang diberikan orang terdekat ataupun terlalu banyak stimulasi berbagai macam bahasa yang saling berbeda.
  • Gangguan kesehatan. Beberapa jenis gangguan kesehatan yang terjadi ketika usia balita yang sempat menyebabkan balita mengalami panas badan yang tinggi sehingga menimbulkan kejang dan memicu kerusakan reseptor syaraf pendengaran dan syaraf motorik bicara pada otak ataupun terjadi penyumbatan pada lubang saluran telinga akibat kurang bersihnya penyedotan cairan pada bagian telinga saat kelahiran dan kemudian mengeras.
  • Kelainan organ. Terjadinya kelainan pada organ bicara seperti lidah yang terlalu pendek ataupun bibir sumbing, sehingga balita kesulitan melakukan komunikasi verbal terhadap orang lain.
  • Kelainan khusus. Beberapa jenis kelainan khusus seperti autisme ataupun selective mutism juga dapat memicu terjadinya balita terlambat bicara. Pada anak dengan autisme, terjadi gangguan perkembangan pervasif pada anak yang ditandai dengan adanya gangguan dan keterlambatan dalam bahasa dan komunikasi.

Demikianlah beberapa pemicu dan penyebab balita terlambat bicara (delayed speech) yang sebaiknya perlu diketahui orangtua. Segera ambil tindakan yang tepat agar gangguan ini tidak berpotensi memperbesar resiko terjadinya komunikasi verbal yang kurang sempurna. Semoga bermanfaat.