
Alergi adalah suatu reaksi tubuh yang berlebihan akibat suatu zat alergen atau penyebab alergi yang dianggap membahayakan oleh tubuh yang bersangkutan, sedangkan bagi tubuh orang lain belum tentu dianggap sebagai suatu zat yang mengancam kesehatan. Menurut penelitian yang pernah dipublikasikan, tingkat kecenderungan alergi pada seseorang dapat diketahui berdasarkan kandungan antibodi imunoglobulin E (IgE) dalam tubuhnya. Seseorang dengan kadar IgE yang berada pada ambang batas tinggi akan memiliki kecenderungan mudah mengalami reaksi alergi. Demikian juga apabila seorang anak terserang alergi, begitu anak alergi, kenali pemicu dan gejalanya agar dapat segera diambil tindakan medis agar alergi yang terjadi dan menyerang anak tidak berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih serius.
Data dan Fakta
Begitu anak alergi, kenali pemicu dan gejalanya berikut ini sebagaimana diolah dari berbagai sumber terpercaya, yaitu:
- Suhu. Suhu dingin bagi beberapa anak bisa menjadi salah satu alergen sedangkan bagi anak yang lain belum tentu. Gejala yang bisa diamati akibat alergi suhu dingin pada anak antara lain timbul ruam pada permukaan kulit dan bisa berkembang menjadi bentol-bentol atau biduran. Pada beberapa anak juga ditemui gejala bersin, hidung dan saluran pernapasan yang berlendir, batuk, sesak napas atau bahkan napas berbunyi seperti penderita asma.

- Makanan. Beberapa jenis makanan tertentu seperti seafood atau makanan dengan kadar protein dan kolesterol tinggi juga dapat menjadi alergen. Gejala yang bisa diamati antara lain timbul bentol-bentol pada permukaan kulit dan terasa gatal. Lambung ataupun usus halus menjadi lebih aktif, sehingga berpotensi menyebabkan kembung, diare atau gangguan pencernaan lainnya. Jarang sekali ditemui alergi makanan menyebabkan serangan pada saluran pernapasan.
- Debu dan tungau. Debu dan tungau juga bisa saja menyebabkan alergi. Gejala yang dapat diamati antara lain sering bersin, hidung dan saluran pernapasan berlendir serta terasa kering dan terbakar. Jarang sekali ditemui alergi debu dan tungai memicu terjadinya gangguan pada kulit.
- Obat. Obat juga berpotensi menyebabkan alergi atau kontra indikasi. Alergi yang ditimbulkan oleh obat-obatan oral justru berbahaya dan bisa menyerang permukaan kulit dan saluran pernapasan. Pada beberapa keadaan, alergi obat dapat memicu terjadinya inflamasi pada kulit sehingga kulit menjadi melepuh dan terbakar, sedangkan bagi yang lain berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan akut hingga gagal jantung.
Berdasarkan data dan fakta sebagaimana disebutkan di atas, amati dengan benar anak alergi, kenali pemicu dan gejalanya agar tidak terlambat melakukan penanganan. Semoga bermanfaat.

