
Alergi Makanan Pada Bayi merupakan salah satu problem yang sering dihadapi oleh para orang tua dan dapat menyebabkan orang tua baru akan merasa sangat panik. Ketika orang tua baru saja memiliki bayi yang lucu dan menggemaskan biasanya mereka akan menyiapkan segala sesuatunya untuk kebutuhan sang buah hati. Mulai dari tempat tidur yang menyenangkan dan membuatnya tersenyum setiap waktu, pakaian yang cantik sampai dengan makanan yang diperlukan oleh sang bayi kala dirinya sudah bisa mencerna dengan baik.
Bayi memang adalah makhluk yang sangat sensitive terhadap dunia luar khususnya makanan. Jadi pemberian makanan yang lembut dan alami sangat dianjurkan untuk sang bayi dan satu-satunya bahan makanan di dunia yang mendukung itu adalah ASI. Ya, ASI mengandung banyak sekali zat gizi dan juga energi yang dibutuhkan oleh sang bayi sehingga bahan makanan ini sangat dianjurkan dan diharuskan bagi bayi berusia 0 sampai dengan 6 bulan. Dalam jangka waktu tersebut para dokter selalu menyarankan agar memberikan ASI saja karena sang bayi belum memiliki sistem pencernaan yang maksimal dan bisa memudahkannya terkena alergi pada bahan makanan tertentu.
Bagaimanakah Alergi Makanan Pada Bayi?
Akhir-akhir ini cukup banyak problem alergi makanan yang telah menyerang bayi dan ini menyebabkan para dokter dan ahli bertanya-tanya apa sebenarnya penyebab utama dari alergi ini. Setelah diteliti lebih lanjut ternyata tubuh sang bayi memang sangat sensitif terhadap makanan luar sehingga dalam pemberiannya sangat dianjurkan untuk bertahap bukannya sekaligus. Ya, pemberian makanan luar seperti bubur, susu sapi dan juga sereal ini baru bisa diberikan pada sang bayi ketika berusia 6 bulan ke atas dimana efek dari ASI juga diketahui sudah mulai berkurang.
Nah diketahui lebih lanjut bahwa sering kali bayi akan mengalami alergi ketika mengkonsumsi susu formula yang berasal dari sapi dan ini dikatakan wajar. Kejadian alergi biasanya tidak langsung terlihat melainkan menunggu waktu sekitar 1 minggu dulu baru kemudian anda akan melihat bayi anda tampak sering menangis dan kulitnya agak berwarna kemerahan. Nah apabila anda melihat gejala ini maka saatnya anda membawa bayi anda pada dokter dan segera berkonsultasi bagaimanakah cara untuk menangani ini. Perlu anda ketahui juga bahwa kejadian alergi pada bayi ini juga bisa disebabkan oleh bahan makanan lain seperti sereal ataupun ikan-ikanan dan biasanya ini disebabkan oleh cara pemberian makan yang kurang sabar dan telaten.
Cara mengatasi Alergi Makanan Pada Bayi
Jika anda sudah ke dokter untuk berkonsultasi, biasanya sang dokter tersebut akan menyarankan anda untuk berhenti sementara waktu memberi makanan pemicu alergi pada sang bayi. Dan setelah beberapa waktu anda disarankan untuk mencobanya lagi secara bertahap dan perlahan sehingga ini akan merangsang sistem pertahanan dari sang bayi untuk bisa menerima makanan luar yang anda berikan kepadanya. Ya, alergi sebenarnya bukanlah sebuah penyakit melainkan adalah mekanisme pertahanan tubuh terhadap benda asing, jadi untuk mengatasinya yang anda perlukan adalah kebiasaan secara rutin yang pada akhirnya bisa diterima oleh tubuh bayi anda tersebut.

