
Setelah mengalami proses penyembuhan dari penyakit kanker, anak dapat mengalami beberapa efek dari proses penyembuhan yang telah dilakukan. Ada beberapa efek fisik yang akan dialami seperrti anak akan terlihat semakin kurus karena berat badan yang terus menurun dan juga anak akan mengalami rambut rontok. Selain itu juga ada efak stres dan depresi pada anak yang menderita kanker.
Efek kejiwaan yang menyertai proses penyembuhan dari anak yang menderita kanker terkadang memberikan nilai negatif bagi kejiwaan anak. Anak menjadi menurun secara kejiwaan, stres dan depresi pada anak yang menderita kanker dapat juga menghampiri.
Hal ini dapat terjadi karena memang ada pengaruh kognitif dalam proses penyembuhan yang berpengaruh secara langsung pada kejiwaan anak. Misalnya anak akan cenderung lebih suka menyendiri, kesulitan untuk kembali mengadakan hubungan dengan orang luar terutama teman sepermainan, dan juga timbul rasa tidak percaya diri untuk kembali berada di lingkungan masyarakat.
Banyak penelitian yang membuktikan bahwa ada perubahan besar terhadap kejiwaan anak. Perubahan ini dinilai sangat besar di antara tenggang waktu anak masih sehat dan sesudah di vonis menderita kanker. Peran orang tua dan lingkungan sangat menentukan, berikan kasih sayang dan perhatian lebih pada Anak, beri motivasi dan penghargaan lebih pada setiap pengobatan yang dia lalui. Senyuman, pelukan dan ciuman merupakan hadiah terindah yang dapat Anda lakukan.
Perubahan psikologis ini dapat disebabkan anak merasa dirinya menjadi seorang yang khusus atau berbeda dibandingkan dengan teman yang lainnya. Dikarenakan dirinya sedang menderita kanker. Oleh karena itu, orang tua, guru dan juga orang dewasa lain yang ada di lingkungan si anak penderita kanker haruslah dapat memberikan dukungan moral dan sosial kepada anak.
Dengan dukungan ini, stres dan depresi pada anak yang menderita kanker diharapkan dapat terhindar. Sehingga ia akan kembali menjadi anak yang riang dan dapat kembali ke lingkungannya dengan baik. Ia pun akan merasa diterima kembali oleh lingkungannya dan tak dianggap sebagai manusia yang berbeda atau bahkan aneh karena penyakit kanker yang ia derita.
Stres dan depresi pada anak yang menderita kanker memang adalah sebuah hal yang wajar terjadi pada rangkaian proses penyembuhan. Namun dengan dukungan dari orang-orang sekitar maka anak akan tetap dapat bertahan dan justru akan tumbuh menjadi anak yang lebih kuat lagi. melakukan kegiatan yang menyenangkan seperti melukis atau menggambar dapat menjadi salah satu kegiatan yang sangat bermanfaat dan menyenangkan untuk menyalurkan ekspresi mereka.

