Solusi Mengatasi Masalah Tidur Bayi

Masalah tidur tidak hanya dialami oleh orang dewasa atau pun anak-anak yang lebih besar. Bayipun dapat mengalami masalah tidur. Pada umumnya bayi mengalami beberapa masalah tidur seperti sering terbangun dalam jangka waktu panjang di malam hari, terbangun terlalu cepat di pagi hari, dan atau tidak dapat tidur saat memasuki jam tidurnya. Solusi masalah tidur pada bayi berbeda dengan solusi masalah tidur pada anak-anak yang lebih besar atau pada orang dewasa mengingat bayi memiliki kebutuhan fisiologis tersendiri.

Umumnya masalah tidur pada bayi disebabkan oleh faktor lingkungan yang kurang mendukung. Tidak menutup kemungkinan juga masalah tidur pada bayi muncul sebagai efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu. Beberapa faktor lingkungan tersebut adalah jam tubuh bayi belum terbiasa dengan pembagian waktu 24 jam (pagi, siang, sore, malam), bayi terlalu aktif menjelang jam tidurnya, terlalu cepat merespons tangisan bayi saat tidur, berlebihan dalam menstimulasi bayi agar tertidur, atau bayi merasa lapar.

Solusi Atas Masalah Tidur Bayi

Berikut ini adalah beberapa solusi untuk mengatasi masalah tidur yang disebabkan oleh faktor lingkungan tersebut:

  1. Ajarkan bayi untuk mengenali perbedaan waktu antara pagi dan malam. Saat menjelang tidur di malam hari, redupkan lampu kamarnya, kurangi aktifitas bayi dengan menciptakan suasana tenang dan nyaman. Bila perlu, nyanyikan lagu tidur dengan suara pelan. Pada pagi hari, buka lebar-lebar tirai jendela kamarnya dan biarkan cahaya matahari masuk. Ajak bayi bermain-main dan libatkan dalam aktifitas harian.
  2. Hindari terlalu aktif mengajak bayi berinteraksi menjelang jam tidurnya. Pijat tubuh bayi pelan-pelan dan mandikan dengan air hangat sebelum menidurkan bayi. Aktifitas penenangan ini akan membantu bayi mengenali tanda saatnya untuk tidur.
  3. Hindari terlalu cepat merespons tangisan bayi saat dia tidur. Biasanya bayi terbangun dan menangis beberapa saat untuk kemudian tertidur kembali. Bila terlalu cepat merespons, bayi akan benar-benar terbangun dan mengalami kesulitan untuk tertidur kembali.
  4. Gunakan cara setenang mungkin dalam menstimulasi bayi agar tertidur. Tetap responsive namun hindari kontak mata dengan bayi dan buat suasana tampak membosankan.
  5. Pastikan bayi tidur dalam kondisi perut sudah penuh. Bayi yang tertidur dalam kondisi lapar akan membuatnya mudah terbangun di tengah-tengah tidurnya dan mengalami kesulitan untuk tertidur kembali.