Persiapan Kehamilan Pasca Kuret

Apa saja Persiapan Kehamilan Pasca Kuret? Bagi pasangan suami istri yang telah menikah, memiliki anak adalah harapan yang dinantikan. Kehamilan adalah tahapan yang harus dilalui seorang ibu untuk mendapatkan anak. Biasanya, kehamilan berlangsung antara 38 – 40 minggu. Namun, ada kalanya kehamilan yang sangat dinantikan oleh pasangan suami istri ternyata tidak sesuai harapan. Sang calon ibu mengalami keguguran, dan tidak dapat mempertahankan kehamilannya. Hal ini dapat menjadi pukulan tersendiri bagi calon ibu. Dan biasanya tindakan yang akan dilakukan dokter yaitu melakukan kuretase (curettage) pada calon ibu. Setelah dilakukan tindakan kuret, umumnya calon ibu akan bertanya pada dokternya kapan dia dapat hamil kembali.

Beberapa Hal Yang Dilakukan Dalam Persiapan Kehamilan Pasca Kuret

Kuret adalah suatu tindakan yang dilakukan dokter untuk membersihkan dan mengeluarkan sisa buah kehamilan yang mengalami keguguran. Dokter melakukan kuret untuk menghentikan perdarahan yang terjadi. Selain itu, tindakan kuret dilakukan untuk menegakkan diagnosa. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh seorang calon ibu untuk persiapan kehamilan pasca kuret, antara lain:

  1. Mempersiapkan fisik dan mental untuk kehamilan selanjutnya. Sebenarnya persiapan fisik dan mental bukan hanya untuk calon ibu saja, namun calon ayahpun juga harus mempersiapkan fisik dan mentalnya. Persiapan fisik dan mental harus dilakukan agar pada saat dokter mengijinkan untuk dapat hamil lagi, kedua pasangan telah dalam kondisi yang prima. Kondisi tubuh yang fit, pikiran yang tenang akan memberikan efek yang positif bagi perkembangan janin.
  2. Konsumsi makanan yang menunjang kesuburan baik bagi istri maupun suami. Perbanyak makanan yang mengandung vitamin E, vitamin B, asam folat, mineral zinc, dan zat gizi lainnya. Hal ini juga berlaku bagi sang suami, agar kualitas sperma bagus. Saat ini, bagi calon ibu telah tersedia di pasaran susu yang khusus untuk mempersiapkan kehamilan. Namun, susu khusus calon ibu bukanlah sesuatu yang wajib dikonsumsi, masih banyak produk makanan lainnya yang dapat mengganti zat gizi yang terdapat pada susu tersebut (bila calon ibu tidak suka mengkonsumsi susu).
  3. Konsultasi ke dokter secara rutin. Hal ini dapat membantu pasangan suami istri untuk mengetahui berbagai hal tentang kehamilan dan seluk beluknya. Konsultasi ke dokter hendaknya dilakukan oleh pasangan suami istri.

Mengapa Perlu Dilakukan Persiapan Kehamilan Pasca Kuret?

Keguguran terjadi oleh berbagai sebab. Keguguran sebenarnya adalah kejadian alamiah yang dapat terjadi pada suatu proses kehamilan. Seorang suami hendaknya tidak menyalahkan sang istri bila mengalami keguguran. Karena dengan adanya keguguran tersebut sang istripun telah mengalami tekanan batin. Lebih baik seorang suami membantu dan menguatkan mental sang istri, sehingga sang istri tidak patah semangat dan sedih berlarut-larut. Melakukan persiapan kehamilan pasca kuret adalah dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi memang penting, namun lebih penting lagi mempersiapkan mental dari sang calon ibu untuk kehamilan selanjutnya adalah lebih penting. Bagaimanapun pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan tidak hanya tergantung pada asupan makanan yang dikonsumsi atau faktor gizi, namun faktor psikis dan mental yang sehat juga memegang peranan penting untuk tumbuh kembang janin dengan optimal sebagai Persiapan Kehamilan Pasca Kuret.