
Saat anak atau anggota keluarga lainnya demam, obat pereda nyeri dan demam akan dibutuhkan di sini. Banyaknya pilihan obat pereda demam yang di jual bebas di apotek tentunya membuat bingung masyarakat awam. Berdasarkan komposisi utamanya, obat pereda nyeri dan demam terbagi menjadi dua jenis yaitu acetaminophen dan ibuprofen. Acetaminophen ini lebih dikenal dengan sebutan paracetamol. Lalu apakah yang membedakan acetaminophen dan ibuprofen?
Perbedaan Antara Acetaminofen dan Ibuprofen
Meskipun sama-sama berfungsi sebagai pereda demam, panas dan nyeri, acetaminophen dan ibuprofen memiliki struktur kimia dan efek samping yang berbeda. Hal yang paling membedakan antara keduanya adalah acetaminophen tidak memiliki fungsi anti-inflamasi seperti halnya ibuprofen.
Fungsi antiinflamasi menjadikan ibuprofen sering diresepkan bagi penderita penyakit kronis seperti reumatik dan osteoarthritis (pengeroposan tulang). Khasiat ibuprofen juga sedikit lebih manjur dan lebih bertahan lama dibandingkan acetaminophen. Oleh karena itu ibuprofen dapat diberikan dengan selang waktu antara 6 jam sampai dengan 8 jam dan tidak boleh melebihi 3 kali pemberian dalam periode 24 jam. Berbeda halnya dengan acetaminophen yang dapat diberikan dengan selang interval 4 jam sampai dengan 6 jam dan tidak boleh melebihi 5 kali pemberian dalam periode 24 jam.
Efek Samping Acetaminofen dan Ibuprofen
Dari segi efek samping, acetaminophen memiliki efek samping yang lebih ringan dibandingkan dengan ibuprofen. Acetaminophen lebih aman dikonsumsi oleh anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Acetaminophen tidak menimbulkan iritasi pada lambung seperti halnya ibuprofen. Sehingga juga lebih aman dikonsumsi bagi penderita dengan gangguan sistem pencernaan. Adapun efek samping ibuprofen pada sistem pencernaan dapat diminimalisir dengan mengkonsumsi makanan terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi ibuprofen. Selain itu, ibuprofen juga tidak dianjurkan bagi bayi di bawah usia 6 bulan.
Terlepas dari nilai plus-minus masing-masing, baik acetaminophen maupun ibuprofen akan membahayakan kesehatan bila dikonsumsi melebihi dosis yang dianjurkan. Overdosis pemberian acetaminophen dapat menyebabkan kerusakan pada organ hati. Demikian pula halnya dengan ibuprofen di mana overdosis pemberian ibuprofen dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Untuk menghindari terjadinya overdosis, gunakan sendok takar yang telah disediakan. Pada penderita yang sedang mengkonsumsi obat-obatan lain, perhatikan terlebih dahulu komposisi obat-obatannya apakah sudah mengandung acetaminophen/ibuprofen ataukah memiliki kontraindikasi terhadap kedua jenis obat-obatan tersebut. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kepercayaan Anda.

