Kesalahan Orangtua Dalam Pemberian Obat Anak

Saat anak sakit, kebanyakan orangtua pasti merasa cemas. Kecemasan ini tidak perlu direaksi berlebihan
karena akan menimbulkan kepanikan. Orangtua yang panik cenderung melakukan kesalahan dalam
memberikan pengobatan pada anaknya. Hal ini dapat berakibat fatal bagi anak. Berikut ini adalah
beberapa kesalahan orangtua dalam pemberian obat pada anak.

Beberapa Kesalahan Orangtua Dalam Pemberian Obat pada Anak

  • Overdosis. Ketidaktahuan orangtua ataupun kepanikan dapat menyebabkan orangtua memberikan
    obat dengan dosis berlebih pada anak dengan harapan anak cepat sembuh. Padahal tubuh anak-anak
    masih rentan terhadap overdosis. Hal ini dapat menimbulkan efek samping ringan sampai fatal seperti
    kematian.
  • Obat kadaluarsa. Orangtua tidak memperhatikan tanggal kadaluarsa obat. Pemberian obat kadaluarsa
    ini jelas membahayakan tubuh anak mengingat kompoisisi bahan pada obat kadaluarsa sudah
    mengalami perubahan dan bersifat racun.
  • Meminta saran pengobatan bukan kepada ahlinya. Banyak orangtua yang memberikan pengobatan berdasarkan saran dari orang-orang terdekat yang bukan tenaga medis. Tindakan ini tidak bijaksana dan dapat menjadi suatu kesalahan besar manakala saran obat yang diberikan mempunyai efek samping negatif pada anak. Setiap anak memiliki kondisi tubuh dan riwayat alergi yang berbeda. Oleh karena itu, hendaknya orangtua berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga ahli medis lainnya sebelum memberikan pengobatan kepada anak.
  • Memberikan obat untuk orang dewasa kepada anak. Anak-anak bukanlah orang dewasa dalam bentuk kecil. Jangan pernah memberikan obat untuk orang dewasa kepada anak-anak, sekalipun dengan dosis separuhnya. Bagaimanapun komposisi obat orang dewasa tidak sama dengan komposisi obat yang diperuntukkan bagi anak.
  • Kurangnya pengawasan saat memberikan obat. Obat anak-anak seringkali diberi rasa manis dan dalam
    bentuk pil yang dapat dikunyah. Kebanyakan orangtua beranggapan bahwa obat dalam bentuk pil yang
    dapat dikunyah adalah yang terbaik bagi anak-anak. Hal ini menyebabkan orangtua kurang memberikan
    pengawasan pada saat anak mengkonsumsi obat tersebut. Akibatnya dapat terjadi anak tersedak.
  • Terlalu mudah memberikan obat pada anak. Banyak orangtua yang terIalu mudah memberikan obat
    pada anak, terutama obat pereda nyeri dan demam. Bila anak mengeluh sedikit pusing atau agak
    rewel, sebaiknya jangan langsung diberikan obat. Nutrisi dan tidur yang cukup dapat membantu tubuh
    menyembuhkan dirinya sendiri. Bila memberikan pengobatan, konsultasikan terlebih dahulu dengan
    dokter.