Penyebab Utama Penurunan Kesuburan Pada Wanita

Apabila sebuah keluarga tidak juga dikaruniai momongan, pasti tuduhan akan mengarah pada wanita. Ya, masalah kesuburan memang sangat mengganggu, bahkan bisa mengancam keutuhan sebuah rumah tangga. Sebenarnya masalah kesuburan bukanlah murni karena wanita saja, karena laki-laki juga bisa menjadi penyebab gagalnya sebuah kehamilan.

Pada wanita, masalah kesuburan terjadi akibat terganggunya sistem reproduksi, sedangkan pada pria terjadi akibat penurunan kualitas dan kuantitas sperma.

Untuk menilai masalah kesuburan tersebut, bisa dilihat dari lamanya pasangan tersebut dalam menjalani pernikahan. Jika sudah lebih dari 2 tahun, pasangan tersebut belum mendapatkan kehamilan padahal mereka tidak menggunakan alat kontrasepsi apapun, maka bisa dikatakan sudah terjadi masalah kesuburan yang cukup serius sehingga harus segera dikonsultasikan ke dokter.
Dokter akan memeriksa dan menentukan, siapakah yang mengalami masalah kesuburan, apakah dari pihak istri atau suami? Kemudian dokter akan memberikan petunjuk mengenai treatment atau terapi apa yang harus dijalani pasangan suami istri yang mengalami masalah kesuburan.

Mengingat banyaknya tuduhan yang mengarah kepada para wanita, sehingga penting sekali pengetahuan mengenai masalah kesuburan tersebut. Sebenarnya apakah yang menjadi penyebab utama penurunan kesuburan pada wanita?

  • Gaya hidup yang tidak sehat, misalnya : pada wanita yang suka merokok, minum alkhohol, dan mengonsumsi obat-obatan terlarang.
  • Berat badan tidak seimbang, misalnya terlalu gemuk atau kurus. Tubuh memerlukan 7% lemak di awal masa siklus haid dan 22% di sepanjang siklus haid yang berguna untuk memproduksi hormon estrogen. Karena itu jika jumlah lemak tidak memadai, maka peluang terjadinya kehamilan akan sangat kecil.
  • Faktor usia misalnya di usia 35 tahun ke atas biasanya tingkat kesuburan akan menurun dan cadangan sel telur akan terus berkurang sehingga kecil kemungkinan terjadinya kehamilan.
  • Stress menjadi salah satu penyebab utama penurunan kesuburan pada wanita, karena kondisi jiwa yang terguncang atau tidak rileks bisa menyebabkan gangguan ovulasi.
  • Penyakit atau adanya kelainan pada wanita, misalnya : miom, infeksi, endometriosis, kelainan hormon, kelainan lendir leher rahim, kelainan mulut rahim, sumbatan pada saluran telur. Untuk masalah kesuburan yang disebabkan adanya kelainan dan penyakit tersebut membutuhkan konsultasi dengan dokter kandungan untuk segera mendapatkan tindakan perawatan.