Penyebab Limfoma Maglina

Limfoma maglina atau kanker yang menyerang kelenjar getah bening merupakan penyakit yang menduduki peringkat atas penyebab kematian baik di negara maju maupun berkembang. Keganasan terjadi pada sel-sel limfatik seperti sel limfosit T dan sel limfosit B, juga pada sel-sel histiosit. Sel-sel yang seharusnya menjadi bagian penting di alam sistem pembuluh darah ini, pada kondisi limfoma akan berubah menjadi sel yang justru harus dilawan oleh sistem imunitas tubuh. Penyebab limfoma maglina belum benar-benar diketahui secara pasti. Namun faktor genetik menjadi hal utama yang patut untuk dicermati. Secara umum, seua individu memiliki sel ganas di dalam tubuhnya. Namun karena adanya beberapa unsur genetik di dalam sel tubuh individu sehat seperti adanya sistem kematian sel secara terprogram serta pertumbuhan sel yang terbatas, menyebabkan sel ganas menjadi tidak berkembang dan dengan mudah diatasi oleh sistem imunitas. Berbeda pada individu dengan sifat genetik yang membawa bakat terjadinya kanker, maka sistem kematian sel terprogram tidak berlangsung dan pertumbuhan ataupun pembelahan sel tidak terbatas. Akibatnya sel ganas ataupun limfoma yang timbul akan terus berkembang tanpa kendali dan bahkan mendesak keberadaan sel normal.

Adapun infeksi virus seperti Human T-cell leukemia/Lymphoma (HTLV) juga diduga menjad penyebabnya. Virus akan menimbulkan terjadi perubahan struktur genetik sel normal dalam hal ini limfosit yang terinfeksi. Selanjutnya sel yang telah mengalami perubahan secara genetik tersebut akan berubah menjadi sel mutan atau mengalami mutasi. Sel yang sudah mengalami mutasi akan dapat berubah menjadi sel ganas. HTLV menimbulkan penyakit leukemia atau sering disebut dengan istilah kanker darah. Epstein Barr Virus (EBV) akan menyebabkan limfoma pada sel B.

Gaya hidup yang kurang sehat seperti merokok serta terlalu banyak terkena paparan sinar ultra violet juga dapat menjadi salah satu penyebab limfoma maglina. Jenis bahan makanan tertentu seperti monosodium glutamate juga mampu menimbulkan terjadnya perubahan sel normal menjadi kanker dan dapat menimbulkan limfoma.

Bekerja yang rentan terpapar senyawa karsinogen yang dapat terhirup oleh pernapasan seperti paparan herbisida dan beberapa pelarut organik juga dapat menjadi penyebab limfoma maglina.