Menilik Manfaat Terapi Musik Terhadap Bayi

Musik merangsang saraf pendengaran agar mampu memberikan suatu respon seperti rasa nyaman, terganggu, dan sebagainya . Seorang bayi sudah memiliki respon tersebut bahkan sejak sebelum ia dilahirkan. Lain halnya dengan indera lain seperti penglihatan yang memerlukan waktu untuk dapat berfungsi secara optimal, namun untuk pendengaran pada saat menginjak usia 2 bulan setelah kelahirannya, seorang bayi sudah dapat mendeteksi dari mana arah suara atau sumber bunyi berasal. Bila bayi saat usia dini sudah mampu mendengarkan bunyi berarti ia pun dapat mendengarkan dan bahkan menikmati alunan sebuah musik.

Pentingnya Manfaat Terapi Musik Terhadap Bayi

Ketika bayi sudah dapat mendengarkan alunan musik, kita dapat memperdengarkan beberapa jenis musik lembut untuknya sebagai bentuk terapi. Salah satu hal yang sangat penting dari terapi ini adalah pengaruh langsung terhadap pertumbuhan otak dari bayi tersebut. Berdasarkan beberapa jurnal ilmiah kesehatan, manfaat terapi musik terhadap bayi adalah merangsang pertumbuhan otak agar menjadi lebih cerdas selain membantu mencegah timbulnya gejala kelainan atau gangguan mental. Berdasarkan beberapa sumber dijelaskan bahwa terapi musik dapat mencegah terjadinya kemungkinan anak menjadi autis dan hiperaktif. Suara berupa alunan musik sangat berpengaruh terhadap emosi dan mental dari seorang ibu yang sedang mengandung dan juga berpengaruh terhadap janin yang dikandungnya. Terlebih pada saat bayi sudah lahir dan mampu mendengarkan musik, hal ini akan sangat mempengaruhi kondisi kesehatannya baik mental dan fisiknya.

Beberapa Hal Yang Perlu Diketahui Dari Manfaat Terapi Musik Terhadap Bayi

Manfaat terapi musik terhadap bayi adalah untuk menstimulasi kecerdasan otak selain membentuk mental dan fisik bayi menjadi sempurna. Namun perlu diketahui bagaimana cara yang tepat dalam memberikan terapi musik untuk seorang bayi. Jenis musik yang paling sesuai untuk dijadikan terapi musik adalah jenis musik-musik klasik seperti Mozart, Beethoven, Coppin dan lainnya. Jenis musik ini dapat diperdengarkan sebagai terapi setiap hari secara teratur di pagi hari sesaat setelah bayi dimandikan. Lamanya terapi musik dilakukan cukup selama kurang lebih 30 menit selain untuk menghibur bayi tersebut agar lebih relaks dan santai menjelang istirahat atau tidur. Perlu diketahui juga bahwa terapi ini akan lebih berhasil bila didukung dengan pemberian air susu ibu (ASI) secara intensif hingga usia 24 bulan. Untuk selanjutnya terapi ini dapat diteruskan hingga bayi berusia 2,5 tahun. Berdasarkan penelitian, manfaat terapi musik terhadap bayi (0-24 bulan) ini akan terlihat hasilnya ketika bayi tersebut tumbuh dan berkembang disaat usia menginjak 3 tahun.