Mengetahui Efek Samping Imunisasi DPT Pada Bayi

Efek samping imunisasi DPT pada bayi penting untuk diketahui para pembaca yang memiliki bayi. Adanya pemberian zat tertentu pada tubuh bayi termasuk vaksin, tentu akan memberikan efek samping. Imunisasi DPT pada bayi ada 3 pembagian yaitu imunisasi DPT-Hib1, DPT-Hib2 dan DPT-Hib3. Imunisasi DPT termasuk salah satu imunisasi dasar bagi bayi menurut pakar kesehatan.

Imunisasi Dasar Pada Bayi

Adapun arti dari imunisasi yaitu pemberian vaksin pada bayi. Vaksin termasuk virus yang dilemahkan dengan alat tertentu. Menurut para pakar kesehatan, pemberian imunisasi memiliki tujuan untuk menambah kekebalan tubuh bayi. Namun demikian, peran orang tua lebih utama dalam membantu kekebalan tubuh bayinya. Dengan pemberian asupan gizi sehat dan seimbang, bayi memiliki kekebalan tubuh baik. Apalagi peran Ibu menempati posisi penting agar bayi terhindar dari efek samping imunisasi.

Pemberian ASI secara eksklusif sangat dibutuhkan bayi harus dijadikan hal utama oleh ibu. ASI pada usia bayi sangat dibutuhkan untuk membantu dalam membentuk kekebalan tubuhnya. Adapun zat yang terdapat di dalam ASI termasuk zat penting kebutuhan bayi. ASI termasuk sumber gizi paling utama daripada imunisasi. Wajar jika pemberian imunisasi menjadi pertimbangan tersendiri para orang tua. Biasanya tempat bayi diberikan imunisasi di Posyandu, Puskesmas, Bidan, Rumah Sakit Bersalin, Rumah Sakit serta praktek dokter.

Berikut ini efektifitas masing-masing jenis imunisasi dasar bagi tubuh bayi menurut pakar kesehatan.

  1. Untuk menghindarkan tubuh bayi dari penyakit TBC diberikan imunisasi jenis BCG.
  2. Untuk menghindarkan tubuh bayi dari penyakit polio diberikan imunisasi jenis polio.
  3. Untuk melindungi tubuh bayi dari penyakit difteri, pertusis dan tetanus diberikan imunisasi DPT.
  4. Untuk menghindarkan tubuh bayi dari penyakit kerusakan pada hati diberikan imunisasi hepatitis B.
  5. Untuk menghindarkan bayi dari penyakit campak diberikan imunisasi campak.

Usia Pemberian Imunisasi DPT

Masing-masing jenis imunisasi memiliki aturan dalam pemberiannya terhadap tubuh bayi. Hal itu untuk mengantisipasi adanya efek samping imunisasi DPT maupun imunisasi dasar lainnya. Berikut ulasannya :

  1. Imunisasi BCG (Bacillus Calmette-Guerin) diberikan 1 kali dan biasanya setelah bayi lahir.
  2. Imunisasi Hepatitis B diberikan 1 kali dan biasanya kurang dari 7 hari.
  3. Imunisasi DPT-HB diberikan 3 kali, diantaranya imunisasi DPT-Hib1 diberikan ketika bayi usia 2 bulan. Selanjutnya berselang 4 minggu termasuk imunisasi DPT-Hib2 dan imunisasi DPT-Hib3.
  4. Imunisasi Polio diberikan 4 kali pada bayi usia 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan serta 4 bulan.
  5. Imunisasi Campak diberikan 1 kali pada bayi usia 9 bulan.

Semoga informasi tersebut memberikan manfaat bagi kita.