
Sakit kepala? Jangan remehkan penyakit ini. Sakit kepala ternyata tidak hanya di alami orang tua saja, dari remaja dan bahkan anak-anakpun pernah mengalami sakit kepala atau migraine. Bahkan 20% orang tua mengatakan mempunyai keluhan sakit kepala sejak umur 10 tahun. Sakit kepala bisa terjadi pada anak laki-laki dan juga anak perempuan, namun dalam penelitian di temukan anak perempuan lebih tinggi angkanya yaitu sekitar 74% dan 56% untuk anak laki-laki, anak-anak ini berkisar di umur 12-17 tahun dan penyebabnya karena tegang, migraine, dan sakit kepala karena sinus.
Saat menemukan anak-anaknya sakit kepala kadang orang tua mengira ini tanda-tanda penyakit serius seperti tumor atau kondisi medis lain yang serius, namun kebanyakan sakit kepala pada anak bukanlah hasil penyakit yang serius.Sebagian besar anak remaja dan anak-anak yang megalami migraine atau sakit kepala adalah anak yang orang tuanya atau salah satu anggota keluarganya juga terkena migraine (keturunan). Namun selain dari pada penyakit keturunan migraine menurut peneliti di temukan adanya penyempitan pada pembuluh darah di permukaan otak. Penyebab lain Selain dari keturunan ada juga di sebabkan dari infeksi, dingin dan atau demam.
Pemicu sakit kepala pada anak:
- Stress
- Kecemasan yang berlebihan / depresi
- Pola tidur
- Suara keras
- Alergi makanan atau minuman
- Kedinginan / kepanasan
- Rutinitas
Apabila keluhan anak berlanjut segera hubungi dokter. Setelah di lakukan pengecekan dari dokter apabila di perlukan dokter akan menyarankan untuk CT dan MRI guna mengevaluasi dari penyakit si pasien melalui gambar yang terlihat dari pemeriksaan jenis ini.
Mengatasi sakit kepala pada anak:
- Stress: apabila sakit kepala pada anak disebabkan karena tegang segera mencari tau apa masalah yang membuat anak-anak setres, sehingga mereka dapat belajar bagaimana cara mengatasi masalah yang membuatnya stress.
- Udara dingin: balurkan minyak kayu putih di bagin perut dan punggung, berpakaian tebal atau berselimut.
- Pijatkan secara lemut di bagian kepala.
- Banyak minum air putih.
- Mengatur pola makan dan tidur secara teratur
- Cemas: berikan pelukan untuk membantu anak merasa lebih tenang dan nyaman.

