
Mengajarkan tata krama pada balita sebaiknya dimulai sejak dini. Dalam mengajarkan tata krama, Anda harus mengarahkan, mengajarkan dan memberikan contoh perilaku secara konsisten pada balita mengenai nilai-nilai tata karma seperti sopan santun, berbagi, berempati, serta membantu orang lain, karena balita akan melihat Anda sebagai panutan dalam bertata krama.
Balita umumnya sudah dapat berkomunikasi secara sederhana, sehingga Anda dapat mulai dengan mengajarkan komunikasi yang baik kepada orang lain. Mulailah dengan mengajarkan balita tersenyum dan menyapa orang lain dengan sopan. Ajarkan balita untuk mengucapkan kata sapaan seperti “selamat pagi”, “halo”, “sampai jumpa”. Berikan contoh kepada balita untuk bersikap baik kepada siapa pun, terutama kepada orang yang lebih tua.
Selanjutnya perkenalkan rasa empati dengan mengajarkan kata “tolong”, “maaf”, “silakan”, dan “terima kasih”. Jangan mengajarkan kata-kata tersebut tanpa makna, namun berikan juga konsepnya, seperti mengucapkan “tolong” jika ingin meminta sesuatu, mengucapkan “terima kasih” jika diberi sesuatu, dan mengucapkan “maaf” jika balita melakukan kesalahan. Ingatkan balita dengan lembut jika ia lupa mengucapkannya.
Mengajarkan tata krama pada balita juga bisa dilakukan saat balita bermain dengan teman-temannya. Ini merupakan kesempatan untuk mengajarkan balita mengenal konsep berbagi dan bergiliran, misalnya untuk berbagi mainan atau makanan. Berinteraksi dengan teman-temannya juga merupakan kesempatan mengajarkan balita untuk menghargai orang lain, dengan mendengarkan orang lain saat berbicara dan tidak memotong pembicaraan orang.
Saat berusia 3 tahun, balita biasanya sudah mampu menggunakan sendok dan garpu untuk makan. Ini merupakan kesempatan untuk mengajarkan tata krama di meja makan. Mulailah dengan membiasakan balita untuk makan sendiri, dengan menggunakan peralatan makan yang tidak mudah pecah. Berikan porsi yang kecil agar balita tidak kesulitan saat makan. Ingatkan balita agar tidak membuang atau memuntahkan makanan di meja atau lantai.
Usia balita juga merupakan usia yang tepat untuk mengajarkan perilaku sopan lainnya, seperti membuang sampah pada tempatnya atau melepas sepatu sebelum masuk ke dalam rumah. Berikan contoh, dan jangan pernah bosan dalam mengingatkan dan menasehati saat mengajarkan tata krama pada balita.

