Mainan Yang Dihindari Untuk Anak Usia 2 Tahun

Ada beberapa Mainan Yang Dihindari Untuk Anak Usia 2 Tahun. Meski setiap anak semestinya dibebaskan untuk bermain apapun yang ia sukai, namun beberapa jenis mainan tertentu tersebut merupakan mainan yang beresiko menempatkan si kecil dalam bahaya atau kecelakaan. Menginjak di usia yang menjadikannya si kecil yang mulai aktif dan mempunyai keingintahuan yang besar, sebaiknya si kecil diberikan jenis mainan seperti penjelasan berikut.

Mainan yang Berukuran Kecil

Meski si kecil sudah terlihat cukup mengerti akan perbedaan makanan dan benda lainnya seperti mainan, di usianya yang baru menginjak tahun ke dua ini biasanya si kecil masih suka memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya. Selain itu, benda berukuran kecil seukuran snack yang biasa ia makan akan terlihat sangat menarik untuk sekedar dimasukkan ke dalam mulutnya. Namun, meski si kecil tidak berniat untuk memakan mainan yang berukuran kecil tersebut, ada kemungkinan besar mainan tersebut akan tertelan dan tentu saja menyebabkan kefatalan. Agar si kecil tetap aman saat bermain, sebaiknya ia tidak bermain dengan benda-benda kecil seperti kelereng, tutup pulpen, tutup botol, uang logam, dan sebagainya. Pastikan komponen kecil dari mainan seperti baterai, magnet, dan bagian kecil lainnya dari mainan tidak bisa dilepas oleh si kecil sehingga ia bisa memasukkannya ke dalam mulut; termasuk bagian dari tubuh boneka yang tidak terpasang atau terjahit dengan kuat.

Mainan Berbahan Kasar dan Bersudut Lancip

Selain memasukkan mainan ke dalam mulutnya, balita 2 tahun juga masih senang bermain kasar dengan tumpukan mainannya. Ia senang menyusun banyak balok atau mainan lainnya hingga tinggi dan kemudian merobohkannya kembali. Apabila balok mainan yang digunakan si kecil berbahan kasar dan bersudut lancip, tentu mainan tersebut dapat melukai si kecil kapan saja. Mainan yang terbuat dari bahan plastik atau kayu ringan yang sudah dihaluskan sedemikian rupa dapat menjadi pilihan mainan yang baik bagi si kecil.
Bahan dan cat mainan yang terbuat dari kayu sering kali menjadi sesuatu yang membahayakan ketika si kecil bermain dengan gembira bersama mainan-mainan tersebut. Jika anda memilihkan mainan plastik, pastikan bahwa bahan plastiknya berkualitas (tidak mengandung Bisphenol A atau food grade) sehingga aman meski si kecil sering memasukkan mainan ke dalam mulut. Jika mainan terbuat dari kayu dengan cat berwarna-warni, pastikan cat mainan tersebut tidak mengandung toxic. Pastikan anda tidak memilih Mainan Yang Dihindari Untuk Anak Usia 2 Tahun dan lebih memilih mainan sudah lulus kontrol kualitas dan uji keamanan meski harganya sedikit lebih tinggi.