Berat Badan Ideal Balita

Sebetulnya berapa sih berat badan ideal balita? Adakah hitungan yang pasti sehingga kita menyimpulkan kalau balita kita sudah cukup berat badannya dan cocok dengan usianya ataupun tinggi badannya.

Kita sering beranggapan bahwa balita yang gemuk itu lucu dan menggemaskan. Kita sebagai orangtua bangga jika memiliki balita yang gendut dan montok. Namun, sayangnya persepsi bahwa anak gemuk itu pasti sehat adalah sesuatu yang salah. Anggapan salah kaprah dan menganggap anak gemuk pasti sehat ternyata tidak benar. Padahal tidak selalu anak yang gemuk dan montok itu sehat. Seperti halnya anak yang terlihat kurus belum tentu tidak sehat atau kurang gizi. Ukuran sehat itu bukan dari bentuk tubuh terlihat gemuk ataupun kurus. Tubuh yang sehat dan ideal adalah berat badan yang pas dengan usia sang balita. “Penampakan” tubuh anak tidak bisa semata-mata menjadi parameter ukuran ideal tubuh balita, atau untuk mengukur terpenuhinya kebutuhan nutrisi.

Lantas, bagaimana rumus paling mudah untuk menghitung berat badan ideal/BBI anak usia 1-10 tahun, yaitu (usia anak x 2) + 8. Namun juga, orangtua tidak bisa bergantung pada rumus ini saja. WHO menjelaskan beberapa elemen yang harus diperhatikan untuk mengetahui ukuran tubuh anak. Bukan hanya berat badan saja yang dihitung, namun perbandingan berat badan dengan tinggi badan anak, berat badan dengan usia, serta tinggi badan dengan usia. Terdapat ambang parameter berbeda untuk anak laki-laki dan perempuan.

Berat badan ideal balita. Dengan menggunakan software WHO Anthropometri, Anda bisa menghitung perbandingan-perbandingan di atas dengan mudah. Masukkan data-data yang diperlukan, kemudian software akan menghitungnya secara otomatis. Anda bisa men-download perangkat ini melalui website www.who.int/childgrowth/software/en/. Hemmm, rasanya ini bisa menjadi referensi bagi orangtua yang ingin mengetahui lebih cepat berat badan ideal balita.

Anda juga bisa mem-plot berat badan dan tinggi badan anak pada growth chart (GC) sesuai standar WHO (untuk anak 0-2 tahun) dan standar CDC/Center for Disease Control untuk anak 2 tahun ke atas. Grafik ini dapat menunjukkan berat badan, tinggi badan, serta Body Mass Index (BMI) untuk anak laki-laki dan perempuan. Titik koordinat pada grafik membantu Anda mengetahui ideal atau tidaknya ukuran tubuh anak, underweight, atau overweight. Anda bisa mengakses informasi mengenai GC ini di website www.cdc.gov/growthcharts/who_charts.htm.

Berat badan ideal balita Anda harus terus Anda pantau agar Anda bisa memastikan balita Anda sehat atau over weight. Tampilan balita Anda secara kasat mata tidak bisa menjadi penentunya. Jadi, dapatkan informasi lengkap dan akurat mengenai ukuran tubuh balita melalui cara-cara di atas, sebelum Anda merasa khawatir anak Anda terlalu kurus. Lagipula, gemuk atau tidaknya seorang anak juga dipengaruhi keaktifannya bergerak dan faktor genetik. Jika orangtuanya memiliki tubuh langsing, agak sulit untuk mengharapkan anak tumbuh gemuk montok.

So, mulailah untuk terus melakukan pemantauan berat badan ideal balita Anda. Tidak peduli dengan bentuk badan kurus atau gemuk, Anda harus tetap mengukurnya dengan tepat agar Anda tahu apa yang bisa Anda lakukan, apakah Anda harus kembali mengatur nutrisi yang diberikan pada balita Anda atau menghentikan berbagai camilan yang menjadi kesukaannya. Berat badan ideal sangat didukung oleh sejumlah makanan yang dikonsumsi oleh balita Anda. Maka, berikan nutrisi terbaik untuk menunjangnya. Sela