
Asah imaginasi anak sejak balita itu sulitnya minta ampun. Benarkah demikian? Anda mungkin akan menjawab “ya” karena anda belum tahu bagaimana caranya. Dalam hal ini, imajinasi lebih sering diartikan sebagai khayalan, padahal sebenarnya tidak sesederhana itu. Imajinasi bisa diartikan sebagai kemampuan atau kekuatan untuk menghasilkan citra mental dan ide. Seiring berjalannya waktu, para psikolog lebih memilih memaknai kata imajinasi sebagai kemampuan menggambarkan sesuatu yang dimengerti mata pikiran. Wah sangat “dalam” sekali ya konsep imajinasi itu
Mungkin pertanyaan anda berikutnya, bagaimana mengajarkan sesuatu yang sangat “dalam” itu kepada anak balita yang masih polos?
Imajinasi dan Seni
Imajinasi seringkali dikaitkan dengan segala sesuatu berbau kesenian dan pendapat ini memang benar adanya. Dengan demikian, anda bisa mengasah imajinasi anak anda dengan mendekatkan karya-karya seni kepada mereka. Hal ini akan melatih kepekaan mereka selama anda mendampinginya secara intens. Media yang anda gunakan bisa bermacam-macam jenisnya, diantaranya film, dongeng dan media menggambar.
Menonton film adalah salah satu cara yang efektif dan menghibur. Selain film, dongeng sebelum tidur juga bisa dilakukan, bahkan lebih mudah dan dapat lebih mendekatkan anda dan anak secara emosional. Namun, dongeng dianggap lebih bagus sebagai media melatih daya pikir anak. Saat melihat film, anak akan melihat adegan demi adegan secara langsung, sedangkan saat anda mendongeng ia hanya akan mendengarkannya saja. Dengan demikian, ia akan berimajinasi untuk memperoleh gambaran cerita tersebut. Disinilah daya pikirnya diuji dan diasah.
Cerita atau dongeng apa yang bisa anda gunakan sebagai media asah imajinasi anak sejak balita? Dongeng tradisional dan cerita superhero adalah dua hal yang paling menarik bagi anak-anak. Anda juga bisa menggunakan buku cerita agar lebih menarik. Bagaimana dengan frekuensinya? Membaca dongeng tidak harus selalu dilakukan menjelang tidur saja, tapi bisa dilakukan saat anak anda sedang bersantai. Cara anda membacakan sebuah cerita juga tak kalah penting. Buat dia senyaman mungkin sehingga dia mampu menangkap isi cerita dengan baik. Apalagi bila sebelumnya ia sudah mempunyai permainan-permainan yang memperkenalkan terhadap suara-suara, bentuk dan warna, maka balita akan bertambah lagi wawasannya untuk mengeksplorasi indera imajinasinya.
Bagaimana dengan media menggambar? Seni lukis relatif lebih sulit untuk digunakan daripada dongeng karena terkait mood dan bakat anak. Jika anak anda memang menunjukkan minat yang besar pada dunia seni khususnya menggambar, doronglah mereka mengembangkan bakatnya. Jangan memaksa mereka jika tidak suka, sebab hal ini hanya akan membuat mereka merasa terpaksa. Kegiatan menggambar dapat melatih kepekaan anak anda terhadap lingkungan sekitar dan lalu menuangkan obyek di atas kertas. Ciptakan atmosfer yang kondusif dan mendukung, contohnya di taman. Usia Balita adalah usia keemasan. Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk menggali potensi anak dengan mengasah imajinasi anak sejak balita.

