Tips Agar Semangat Ke Sekolah di Usia 5-12 Tahun

Usia 5-12 tahun adalah saat anak belajar beradaptasi dengan lingkungan sosialnya. Pada usia 5-12 tahun ini adalah usia yang merupakan tahap perkembangan anak yang difokuskan pada sekolah dan belajar sebagai sebuah kewajibannya sebagai siswa.

Tahap ini merupakan tahap yang penting yang akan menentukan berhasil tidaknya anak dalam beradaptasi terhadap tugas dan kewajibannya sebagai siswa. Bila pada tahap tersebut anak tidak semangat ke sekolah, maka dampaknya anak tidak akan menemukan keasyikan dalam belajar dan tahap pendidikan selanjutnya pun menjadi kian tidak menarik dan membosankan.

Tentunya ini akan menjadi kendala yang tidak mudah bagi orangtua sehingga tidaklah berlebihan bila tips agar semangat ke sekolah di usia 5-12 tahun perlu untuk disosialisasikan. Seperti kita tahu, bahwa pada usia 5-12 tahun anak sedang gemar bermain dan bersosialisasi, sementara konsep belajar selama ini cenderung ke arah kegiatan yang serius dan acap membuat anak menjadi jenuh dan bosan. Oleh karena itu peran guru dan orangtua akan sangat penting sekali untuk membangkitkan semangat ke sekolah bagi anak pada usia ini.

Berikut Beberapa Tips Agar Semangat Ke Sekolah Di Usia 5-12 Tahun:

1. Jadikan sekolah sebagai lingkungan yang menyenangkan untuk anak
Lingkungan yang nyaman akan membuat anak menjadi senang dan betah di dalamnya dan sebaliknya, bila anak merasa tidak nyaman dengan lingkungan tempat dia belajar, dia akan enggan untuk kembali ke lingkungan itu. Ketidak nyamanan ini bisa diakibatkan oleh adanya sekelompok anak yang sering melakukan tindak kekerasan padanya, pemukulan atau mengancam. Peran guru sangat menentukan untuk bisa mengontrol keadaan ini.

2. Gunakan metode bermain dalam belajar dengan komposisi permainan yang lebih besar.
Pada dasarnya usia 5-12 tahun adalah masa dimana anak sedang senang-senangnya bermain, karenanya untuk memudahkannya menyerap materi sajikan dalam bentuk permainan atau dengan cara bercerita. Bisa juga menggunakan alat peraga seolah sedang bermain.

3. Hindari memberikan sanksi berupa hukuman fisik untuk setiap kesalahan
Pemberian hukuman fisik untuk setiap kesalahan anak akan membuatnya trauma dan menjadi enggan berangkat ke sekolah. Sekolah menjadi tempat yang menyeramkan, guru seolah menjadi monster yang mengerikan untuk mereka

4. Jalin komunikasi antara guru dan orang tua sebagai jembatan antara guru dan anak
Menjalin komunikasi yang baik antara guru dan orangtua akan membantu mengatasi setiap permasalahan yang muncul dalam mendidik anak di sekolah. Kerjasama antara keduanya akan menjadi sebuah hal yang sangat menguntungkan.

5. Kenali karakter setiap anak didik dan sesuaikan dengan metode pendidikannya
Anak yang berbeda tentu harus disikapi dengan cara yang berbeda. Mengatasi anak kinestetis tentu berbeda dengan anak pada umumnya dan bila hal ini tidak dipahami, tentu akan terjadi kesalahan dalam mendidik sehingga potensi anak tidak dapat dimunculkan. Anak kinestetis belajar dengan cara bermain, tidak bisa diam dan seolah tidak fokus.

Demikianlah beberapa tips agar semangat ke sekolah di 5-12 tahun, semoga tips ini dapat membantu para orangtua dan guru.