Siklus Haid dan Masa Subur

Bagi sebagian wanita merasa amatlah penting untuk dapat mengetahui dengan pasti dan tepat siklus haid dan masa subur. Karena pengetahuan hal ini amat berguna bagi dua golongan wanita yaitu wanita yang ingin segera memiliki momongan dan juga wanita yang ingin menunda untuk memiliki anak.

Hal ini berhubungan dengan bagaimana menentukan masa subur yang dimiliki oleh seorang wanita di dalam siklus haid yang dimilikinya. Walaupun memang hal ini hanya dapat diketahui oleh wanita yang memiliki siklus haid yang normal dan tak semua wanita akan mengalami hal ini.

Siklus haid adalah masa di mana seorang wanita akan mengalami reproduksi sel telur dan ketika sel telur ini tidak dibuah oleh sel sperma maka akan menempel di dinding endometrium. Dan di dalam jangka waktu tertentu akan terjadi apa yang dinamakan dengan haid.

Haid disebut juga dengan menstruasi atau datang bulan. Haid ini adalah masa di mana wanita mengeluarkan darah sebagai hasil peluruhan dari menempelnya sel telur yang tidak dibuahi di dinding endometrium.

Siklus haid dapat dibagi menjadi beberapa fase yaitu:

  1. Fase haid yaitu masa di mana terjadi proses peluruhan darah dari dinding rahim
  2. Fase pra ovulasi yaitu masa pembentukan dan pematangan sel telur di dalam ovarium
  3. Fase ovulasi atau yang juga dikenal dengan maasa subur yaitu masa di mana sel telur telah menjadi matang dan siap untuk dibuahi
  4. Fase pasca ovulasi yaitu terjadi ketika tidak terjadi pembuahan

Sedangkan yang dimaksud dengan masa subur adalah masa di mana sel telur sudah diproduksi oleh ovarium. Dan kemudian, sel telur ini akan berjalan menuju ke tempat yang tepat untuk menunggu sel sperma membuahinya yaitu di tubafalopi. Di tempat inilah akan memungkinkan terjadinya pembuahan yaitu pertemuan sperma dengan sel telur atau ovum.

Masa yang paling tepat untuk proses pembuahan ini adalah masa yang tepat untuk terjadinya kehamilan. Jika sel telur sudah dibuahi oleh sperma maka akan menjadi janin yang menempel di rahim, namun ketika tidak terjadi pembuahan maka sel telur tersebut akan menempel di dinding endometrium.

Ada banyak cara yang digunakan untuk menentukan masa subur dari seorang wanita. Beberapa hal diantaranya adalah dengan menggunakan cara berikut.

  1. Mengetahui siklus haid dengan tepat
  2. Pemahaman mengenai lendir servik yang berubah
  3. Suhu tubuh yang meningkat

Siklus haid dan masa subur yang dialami oleh satu wanita bisa jadi berbeda dengan wanita yang lain. dilihat dari keteraturan siklus haid itu sendiri maka akan dibagi menjadi siklus haid normal dan siklus haid tidak teratur. Dan kedua hal ini akan dipengaruhi keadaan hormonan dan juga psikologis dari si wanita itu sendiri.

Siklus haid normal adalah jika seorang wanita mengalami haid hari pertama setiap bulannya di tanggal yang sama ataupun maju dalam jangka waktu yang sama setiap bulannya. Misalnya adalah satu wanita mengalami haid pada bulan Januari tanggal 7, maka pada bulan Februari ia akan mengalami haid hari pertama tanggal 7 juga.

Atau haid pertama pada bulan Februari tanggal 5, bulan Maret tanggal 3, jadi setiap bulan haid pertama dialami dengan maju dua hari dari haid pertama di bulan sebelumnya. Dan siklus ini akan terjadi secara terus menerus.

Sedangkan yang dimaksud dengan siklus haid tidak teratur adalah di mana masa haid datang pada waktu yang tak teratur atau kacau. Masa haid tidak teratur ini terjadi di kala haid datang terlambat atau justru datang lebih awal.

Misalnya, satu wanita pada bulan ini mengalami haid pada bulan Januari tanggal 7, sedangkan haid di bulan Februari tanggal 15 dan di bulan Maret tanggal 5. Inilah yang dikatakan tidak teratur karena memang mengalami hari pertama haid yang tidak teratur.

Di dalam siklus haid yang normal maka akan lebih mudah untuk menentukan masa subur dari seorang wanita, terutama dengan menggunakan sistem kalender. Namun lain halnya dengan wanita yang mengalami siklus haid tidka teratur maka akan mengalami kesulitan untuk mengetahui masa suburnya. Masa subur kemudian harus diteliti dengan menggunakan cara lain di samping cara perhitungan masa subur secara kalender.

Untuk itulah, bagi sebagian wanita yang mengalami siklus haid normal maka akan lebih mudah untuk menggunakan program kontrasepsi alami berupa KB kalender. Karena dapat diketahui dengan lebih pasti masa suburnya dan dapat meminimalkan proses kemungkinan pembuahan pada masa itu jika melakukan hubungan seksual.

Begitulah penjelasan mengenai siklus haid dan masa subur yang dimiliki oleh wanita, di mana memang hal ini akan sangat berhubungan dengan sistem reproduksi yang dimilikinya.