Pengaruh Teman Sebaya

Anak-anak adalah sosok yang unik yang membuat kita sebagai orangtuanya bangga dan ingin selalu membahagiakan mereka. Tentu saja kita juga ingin agar mereka bisa mandiri dan memiliki visi yang kuat tentang masa depannya. Namun dalam proses tumbuh kembang anak, pengaruh teman sebaya akan selalu ada. Itulah kenapa kita sebagai orangtua harus bisa mengawasi dan memerhatikan anak kita dengan baik. Pengaruh itu akan selalu ada, baik dari teman, keluarga atau lingkungan. Baik itu pengaruh buruk atau baik. Kita berharap bisa membesarkan anak yang memiliki nilai pribadi tinggi, bertanggung jawab dan memiliki rasa kasih sayang yang besar terhadap sesama. Apakah teman bisa memberikan pengaruh yang sangat kuat seperti itu? Tentu saja.

Sejak bayi sampai usia kanak-kanak bahkan remaja mereka mendapatkan pengaruh dari orang yang membesarkannya. Orangtua adalah orang yang paling berpengaruh. Kita memberitahu mereka perbedaan antara baik dan buruk. Menjaga mereka dari tempat yang berbahaya. Orangtua melakukan segalanya untuk selalu membuat mereka aman dan bahagia selama tahapan kehidupan awal mereka. Mereka tidak pernah bertanya kenapa aturan yang orangtua berikan layaknya seperti sebuah hukum yang berlaku untuk mereka. Kemudian muncul teman-teman mereka dari lingkungan sekitar, sekolah dan lingkungan lain yang lebih luas. Tiba-tiba mereka mengetahui bahwa aturan yang teman mereka miliki tidak sama dengan yang kita ajarkan. Apa yang teman mereka lakukan mungkin sangat berlawanan dengan aturan yang selama ini mereka ketahui dan pahami.

Jika anak kemudian menjadi banyak bertanya dan terkadang membangkang mungkin anak mendapat pengaruh teman sebaya. Orangtua tentu berharap bahwa aturan yang diajarkan bisa bertahan lama sampai mereka cukup kuat untuk menahan godaan di luar yang menurut mereka cukup membingungkan apakah termasuk baik atau buruk.
Sejujurnya, pengaruh ini akan memberikan dampak pada anak kita tergantung dari pada umur berapa anak kita mendapatkan pengaruh tersebut.

Remaja yang masih dalam keadaan labil dan bimbang akan lebih mudah menyerap pengaruh buruk. Tetapi anak yang sudah bisa memilah mana yang baik dan buruk akan lebih bisa menahan godaan buruk di luar sana. Jadi memang, pengaruh teman sebaya itu akan menentukan langkah anak ke depannya nanti. Bila kita tidak bisa menjaga anak dengan baik maka mereka mungkin bisa memilih jalan yang salah. Tentu kita sebagai orangtua tidak mau hal itu bukan? Jadi, jaga dan awasi selalu anak Anda dengan pengertian dan kasih sayang yang tulus agar anak selalu merasa nyaman di rumah bersama orangtuanya.