Membiasakan Anak Usia 5-12 Tahun Gemar Membaca

Kata orang buku adalah jendela dunia. Dengan membaca buku berbagai pengetahuan dan ketrampilan bisa didapatkan. Karena itu membaca menjadi kegiatan yang sangat penting. Terutama untuk anak-anak dalam rentang usia 5-12 tahun. Membiasakan anak usia 5-12 tahun gemar membaca membuat rasa cinta buku bisa terbawa hingga usia dewasa nanti.

Menanamkan budaya membaca tentu tak bisa dilakukan dalam waktu semalam saja. Seperti kebiasaan-kebiasaan yang lain, membaca harus dilakukan secara terus-menerus. Orangtua, guru dan orang-orang terdekat lainnya punya peran penting dalam membiasakan anak usia 5-12 tahun gemar membaca. Pada usia tersebut anak-anak masih mencari contoh dari orang-orang di sekitarnya. Mereka akan mengikuti apa yang orangtua kerjakan. Jadi jangan harapkan anak akan gemar membaca bila orangtua lebih suka menghabiskan waktu luangnya dengan menonton televisi. Anak pun sulit memiliki kegemaran membaca bila orang-orang di sekitarnya gemar bermain game daripada buku.

Menciptakan lingkungan yang mendukung juga sangat penting untuk memancing anak gemar membaca. Menyediakan beragam buku bermutu di rumah membuat anak tertarik untuk membacanya. Sekolah yang menyediakan ruang-ruang perpustakaan yang nyaman dan berisi koleksi buku menarik juga akam merangsang minat baca anak. Orangtua pun sebaiknya mengisi waktu luang dengan membaca bersama anak. Membacakan dongeng sebelum anak-anak pergi tidur adalah langkah penting agar anak mencintai buku.

Tentu tak perlu terlalu memaksa anak-anak menyukai satu jenis buku tertentu. Biarkan anak-anak bebas memilih buku yang disukainya. Termasuk buku komik, novel hingga buku bergambar asalkan ceritanya sesuai dengan usia anak. Dengan mengenal beragam jenis buku maka anak-anak akan lebih mudah mencintai dunia membaca.

Mengisi waktu libur anak-anak dengan berjalan-jalan ke perpustakaan bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Apalagi bila ada acara-acara khusus yang diselenggarakan perpustakaan untuk anak-anak seperti membacakan dongeng, lomba menggambar hingga storytelling. Di perpustakaan anak-anak bisa bertemu dengan teman-teman seusianya yang memiliki kegemaran membaca pula.