Memahami Bahasa Tubuh Anak Usia 5 – 12 Tahun

Komunikasi terbagi menjadi 2 jenis yaitu komunikasi lisan dan tulisan. Namun, ada juga komunikasi yang sering dilakukan oleh orang yang tidak tersirat dalam lisan maupun tulisan yaitu komunikasi tubuh atau bahasa tubuh.

Beberapa bahasa tubuh anak usia 5 – 12 tahun yang harus Anda pahami adalah ketika Anda melihat dia sedang menangis, ketika tertawa, ketika wajahnya cemberut, atau ketika mulutnya mengguratkan senyum, atau mungkin bahasa lain yang menyatakan sesuatu dalam dirinya seperti menghela nafas, menyilangkan kaki, menekuk punggung, hingga melipat kedua tangan.

Untuk memahami bahasa tubuh anak usia 5 – 12 tahun memang membutuhkan keterampilan tersendiri salah satunya adalah pengetahuan dasar mengenai bahasa tubuh. Anda bisa juga melakukan latihan bahasa tubuh dengan tubuh Anda sendiri. Misalnya Anda menunjukkan ketidaksenangan melalui gerakan seperti apa untuk mengutarakan perasaan tertentu. Misalnya Anda bersikat defensif ketika melipat kedua tangan Anda di dada atau bersikap malas jika menyenderkan punggung Anda ke kursi.

Namun, jangan salah menilai bahasa tubuh anak Anda. Salah menilai akan membuat anak Anda tersinggung atau Anda BT sebelum tahu itu benar. Sebaiknya bahasa tubuh yang diperlihatkan anak Anda harus juga Anda tanyakan kebenarannya. Misalnya saja ketika anak Anda sedang cemberut, Anda bertanya, “Kamu marah ya?”. Ketika anak Anda sedang melipat kedua tangannya, “Kamu kenapa?”. Hal ini untuk melakukan verifikasi atas bahasa tubuh agar Anda bisa secara obyektif menilainya. Anda harus terbuka pada jawaban anak Anda yang mungkin mengejutkan.

Kadang-kadang Anda juga harus bersikap fleksibel karena bisa jadi bahasa tubuh yang sama memiliki arti yang berbeda. Memahami bahasa tubuh anak usia 5 – 12 tahun harus Anda latih terus menerus agar Anda semakin memahami anak Anda, mengerti kemauan dan keinginannya, serta berusaha menerjemahkan dengan baik apa maksud yang tidak mampu mereka sampaikan secara lisan.

Bahasa tubuh anak bisa Anda kenali melalui mata, nafas,  tangan dan gerakannya, kaki, tubuh, ekspresi wajah.