Cara Efektif Menanamkan Nilai Kesabaran Pada Anak Usia 5 - 12 Tahun

Sudah menjadi rahasia umum bahwa anak usia 5-12 tahun memang memiliki kesabaran yang kurang. Pada usia ini anak cenderung ingin segala kemauannya segera dituruti dan ketika keinginannya tidak segera terlaksana, anak akan menjadi ngambek, marah bahkan menangis. Tidak jarang juga anak berlaku menangis sambil bergulung-gulung di lantai ketika usianya kurang dari 10 tahun. Memang diperlukan suatu tindakan tegas dari orangtua terhadap anak agar tidak kembali mengulangi perbuatan yang memalukan tersebut, namun akan lebih baik apabila semenjak dini anak dibiasakan memiliki sifat yang sabar. Bagaimanakah cara efektif menanamkan nilai kesabaran pada anak usia 5-12 tahun?

Tips Dan Triks

Menurut salah seorang psikolog anak terkemuka, cara efektif menanamkan nilai kesabaran pada anak usia 5-12 tahun adalah :

  1. Disiplin. Tanamkan nilai kedisiplinan pada anak semenjak usia dini. Selain berguna untuk melatih tanggung jawab, penerapan disiplin juga berguna untuk melatih rasa sabar anak. Disiplin dan penanaman nilai kesabaran sebenarnya sangat berkaitan, misalnya anak tidak boleh bermain sebelum waktu belajarnya selesai atau anak tidak boleh menonton acara televisi favorit sebelum tugasnya selesai. Dengan penerapan disiplin ini secara tidak langsung anak akan terbiasa sabar menunggu waktu.
  2. Reward. Tidak ada salahnya sesekali memberikan reward atau penghargaan atas kesabaran anak menunggu, misalnya sekedar membelikan jajan ketika anak dengan sabar menunggu antrian kasir.
  3. Kisah. Berikan kisah inspiratif yang berguna untuk mengembangkan perilaku sabar pada anak, misalnya cerita seseorang yang terburu-buru dan tidak sabar menunggu kendaraan berhenti ketika menyeberang jalan dan mengakibatkan penyesalan seumur hidup atau kisah insiratif lain.

Apabila beberapa cara tersebut diatas tidak berhasil, masih ada satu lagi cara efektif menanamkan nilai kesabaran pada anak usia 5-12 tahun, yaitu menanamkan nilai religius melalui pelaksanaan puasa. Berilah pengertian kepada anak bahwa puasa merupakan salah satu cara efektif dalam melatih kesabaran, yaitu dengan sabar menunggu waktu berbuka hanya untuk sekedar melampiaskan rasa haus yang mungkin tertahan selama melakukan ibadah puasa. Semoga bermanfaat.