
Melahirkan secara normal adalah harapan hampir semua wanita. Tapi bagaimana jika janin yang Anda kandung lebih dari satu alias kehamilan kembar? Bisakah bayi kembar dilahirkan secara normal? Mungkin kalimat tersebut yang membebani pikiran Anda.
Anda tidak perlu risau karena sebuah penelitian di San Giacomo Hospital, Monopoli, Bari, Italia, tahun 2011 silam menyebutkan bahwa memang bisa bayi kembar dilahirkan secara normal. Bahkan menurut para peneliti yang sekaligus dokter mengatakan bayi kembar pertama lebih bagus dilahirkan secara normal dari pada dilahirkan melalui bedah caesar.
Pertimbangan Dokter
Keputusan bayi kembar dilahirkan secara normal tentu harus dipertimbangkan karena ini merupakan kasus istimewa. Melahirkan bayi kembar dengan cara normal juga harus memperhatikan banyak hal, misalnya letak janin, kondisi plasenta, berat badan janin, dan tentu saja kesehatan calon ibu.
Mempersiapkan persalinan normal untuk bayi kembar perlu dilakukan sejak dini. Misalnya, pemeriksaan secara rutin dan posisi letak janin harus dipantau melalui USG. Dokter akan memantau perkembangan janin, melihat apakah janin Anda dempet atau kembar siam atau tidak, apakah ada dalam satu kantung ketuban atau terpisah dan apakah posisi sungsang atau tidak.
Kriteria Bayi Kembar Dilahirkan Secara Normal
Bisa salah satu bayi kembar atau dua-duanya dilahirkan secara normal. Kriterianya adalah :
- posisi kepala kedua janin berada di bawah, maka keduanya bisa dilahirkan secara normal
- posisi kepala janin pertama berada di posisi bawah namun janin kedua posisinya sungsang, maka dokter akan melakukan evaluasi apakah janin kedua bisa dilahirkan dengan normal atau melalui bedah caesar.
- posisi kepala janin pertama berada di bawah tapi posisi janin kedua melintang namun berat badan lebih kecil dan memungkinkan untuk diputar posisinya, maka keduanya bisa dilahirkan dengan normal.
Kriteria Bayi Kembar Tidak Bisa Dilahirkan Secara Normal
Proses kelahiran bayi tentu saja lebih sulit daripada bayi tunggal, sehingga ada kemungkinan tidak bisa dilahirkan secara normal. Kriterianya adalah :
- kedua posisi anak saling mengunci yaitu kondisi dimana letak bokong bayi pertama di bawah kepala di atas dan kondisi bayi kedua
kepala di bawah dan bokong di atas. - janin terlilit plasenta
- Ibu mengalami plasenta previa
- bayi kembar lebih dari dua
Memang harapannya bayi kembar dilahirkan secara normal, tetapi dokter yang akan memutuskan langkah terbaik. Sebaiknya Anda lebih memusatkan perhatian pada kesehatan Anda dan janin serta menjaga pikiran tetap tenang.

