Bagaimana Orang Tua Bisa Mengetahui Kemampuan Anak Remaja

Perubahan fisik seorang anak menjadi remaja akan diikuti pula dengan perkembangan kematangan jiwa dan pikiran. Orangtua harus bisa mengetahui kemampuan yang dimiliki kemampuan anak remaja. Karena kemampuan seorang remaja jelas meningkat dengan pesat bila dibandingkan dengan kemampuan yang dimilikinya saat masih anak-anak. Seorang remaja lebih bisa membedakan antara yang benar dan salah. Seorang remaja juga sudah lebih tahu apa yang menjadi keinginan dan kebutuhannya.

Beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua supaya bisa mengetahui kemampuan anak remajanya:

  1. Menjalin komunikasi dengan anak. Obrolan ringan di sela-sela kesibukan membuat orangtua bisa mengetahui hobi dan prestasi-prestasi kecil anak remaja. Prestasi kecil dan hobi adalah tanda positif bagi perkembangan kemampuan anak remaja.
  2. Berkomunikasi dengan guru dan pihak sekolah. Sebagian besar waktu remaja banyak dihabiskan di sekolah. Komunikasi yang baik antara orang tua dan pihak sekolah bisa memberikan informasi mengenai kemampuan positif anak remaja.
  3. Kenali teman-temannya. Meluangkan waktu bersama dengan anak remaja dan teman-temannya bisa memberikan kesempatan pada orangtua untuk mendapatkan informasi mengenai kemampuan sosialisasi anak remaja.
  4. Mengikuti test psikologi. Tak ada salahnya mengajak remaja untuk mengikuti tes psikologi. Berbagai tes tersebut akan memberikan informasi yang cukup mengenai kemampuan remaja.
  5. Memperhatikan rapor sekolah remaja. Laporan aktivitas pelajaran dan kegiatan ekstra kurikuler remaja akan tercermin dalam rapor. Kenaikan dan penurunan angka-angka dalam rapot mencerminkan perkembangan kemampuan anak remaja.
  6. Uji coba. Tak ada salahnya memberikan “ujian” untuk mengetahui kemampuan remaja. Misalnya mulai mempercayakan ia mengelola uang sakunya. Bila remaja bisa bersikap hemat berarti kemampuan finansialnya sudah memadai.
  7. Ikut serta dalam berbagai lomba. Mengikuti lomba bukan sekedar soal kalah atau menang. Dengan mengikuti lomba orang tua dan anak remajanya bisa mengetahui tinggkat kemampuan yang dimilikinya bila dibandingkan dengan remaja-remaja lain. Selain itu anak remaja mulai diperkenalkan dengan realitas kehidupan. Hingga remaja akan mulai belajar bersikap bijak untuk tidak sombong ketika menang dan juga tidak terpuruk saat menerima kekalahan.

Bila orang tua mengetahui kemampuan anak remajanya, maka akan lebih mudah membimbing mereka menuju fase kedewasaan.