Apa saja Bahaya Keguguran Tanpa Kuret?

Sebelum memasuki masa kehamilan, sebaiknya ibu mengetahui Bahaya Keguguran Tanpa Kuret, sehingga jika terjadi sesuatu pada kehamilan, ibu bisa mengantisipasiya dengan mudah dan lebih tenang. Keguguran adalah berakhirnya masa kehamilan sebelum janin mampu hidup di luar rahim. Keguguran ada dua macam, yaitu keguguran spontan dan keguguran yang disengaja. Beberapa ibu mungkin ada yang pernah mengalami salah satu keguguran ini, bagi ibu hamil, sebaiknya mengenali apa saja penyebab keguguran ini. Keguguran spontan ini terjadi disebabkan oleh beberapa faktor misalnya adanya kelainan pada janin itu sendiri semenjak proses pembuahan di dalam rahim, adanya masalah pada rahim, infeksi selama kehamilan, gangguan hormonal maupun faktor psikis atau  misalnya terbentur daerah perut atau terjatuh. Sedangkan keguguran sengaja adalah keguguran yang dilakukan oleh dokter untuk keselamatan ibu atau penghentian kehamilan yang dilakukan secara ilegal.

Keguguran Yang Membutuhkan Kuret

Keguguran yang membutuhkan tindakan kuret adalah keguguran yang tidak lengkap, yaitu dimana sisa proses kehamilan yang tidak keluar secara sempurna. Hal ini akan sangat membahayakan jika tidak dikeluarkan secepatnya. Biasanya dokter akan memberikan obat bius kepada ibu yang akan dikuret dan memasukkan alat ke dalam rahim ibu untuk membersihkannya dari sisa kehamilan yang masih ada. Keputusan untuk kuret sebaiknya segera dilakukan, apalagi jika dokter sudah mengatakan bahwa kehamilan sudah tidak dapat bertahan dan sudah ada pendaharan dan gumpalan yang keluar dari rahim. Bahaya Keguguran Tanpa Kuret adalah munculnya infeksi rahim yang diakibatkan sisa kehamilan dan pendarahan terus menerus. Bagi ibu yang memang tidak mengeluarkan sisa kehamilan secara sempurna, sebaiknya ibu melakukan kuret secepatnya.

Persiapan Sebelum Kuret

Beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum ibu melakukan kuret. Kesiapan fisik dan psikis ibu sangat penting, karena ini akan sangat mempengaruhi keadaan ibu ketika proses kuret berlangsung. Biasanya dokter akan memeriksa darah, jika memang ibu memiliki riwayat penyakit pembekuan darah, sebaiknya hal itu disampaikan kepada dokter. Biasanya dokter juga akan menyuruh ibu untuk berpuasa di malam sebelum ibu melakukan kuret agar pada pagi harinya ibu siap untuk dikuret. Pada keadaan tertentu, ada beberapa kejadian dimana ibu harus dikuret tanpa persiapan. Biasanya pada kejadian ini, ibu harus meminum obat yang diberikan dokter agar proses pembukaan mulut rahim lebih mudah dan proses memasukkan alat kuret menjadi lancar. Anda harus menghindari Bahaya Keguguran Tanpa Kuret.