Antisipasi Stres Pada Anak Usia 5 - 12 Tahun

Stres bisa menimpa siapa saja. Kita seringkali menemui stres menimpa orang dewasa bahkan mereka yang sudah usia lanjut. Namun, pernahkah Anda melihat stres menimpa anak – anak? Mungkin banyak yang mengira hal ini tidaklah mungkin. Masa anak – anak dipahami oleh banyak orang sebagai masa bermain dan tanpa beban. Anggapan ini sangatlah keliru.

Stres juga bisa menimpa anak – anak, khususnya mereka yang berada di tahap pendidikan sekolah dasar yaitu pada usia 5 sampai 12 tahun. Lalu, bagaimana cara mengambil langkah antisipasi stres pada anak usia 5 sampai 12 tahun tersebut agar jangan sampai terjadi? Kita harus segera mengambil langkah tepat agar stres pada anak bisa dihindari. Jika dibiarkan, kondisi labil pada anak yang stres akan berdampak negatif pada perkembangannya.

Stres pada anak bisa terjadi jika ia mengalami kesenjangan dengan lingkungan sekitarnya. Kondisi ini kadang terjadi berupa tuntutan salah satu pihak terhadap pihak lain yang berada di luar kemampuannya. Sehingga hal ini akan dimaknai negatif dan jika terjadi pada anak – anak, ia tidak akan mampu menghadapinya sehingga merasa tertekan atau terhambat keinginannya. Jika hal ini terjadi, maka psikis atau fisik anak akan terganggu.

Sebelum kita mengambil langkah antisipasi stres pada anak usia 5 sampai 12 tahun, terlebih dahulu kita harus tahu apa saja yang menjadi penyebab stres tersebut. Stres yang dialami oleh anak – anak biasanya bermula dari suatu kejadian negatif yang belum bisa diterima oleh mereka. Kejadian itu bisa merupakan suatu kejadian luar biasa seperti ditinggal oleh orang yang disayangi seperti orang tua, atau ditimpa bencana alam seperti banjir, gunung meletus dan kebakaran.

Kejadian yang luar biasa di atas bisa menekan anak dan menimbulkan perasaan tidak aman, takut dan tegang yang tidak mampu ia hadapi. Bahkan tidak sedikit anak usia 5 sampai 12 tahun yang tidak bisa atau tidak mampu mengungkapkan apa yang ia rasakan kepada orang lain. Hal ini sangat berbahaya sekali. Jika hal ini terjadi, kita harus segera antisipasi stres pada anak usia 5 sampai 12 tahun tersebut secepat mungkin.

Jika Anda melihat tanda-tanda stres menghampiri anak, jangan panik. Cari penyebabnya dan carilah orang yang dekat dengannya untuk memancingnya agar mau menceritakan apa yang ia rasakan. Jadilah pendengar yang baik dan berikan waktu yang lebih bagi anak untuk mengekspresikan isi hatinya. Pelan-pelan, cara ini akan membuat anak lepas dari belenggu masalah yang hadapi dan stres pun bisa dihindari.