Tips Pendampingan Cerita Balita

Kemampuan emosional dan psikologis balita pada usia 5 tahun memang belum berkembang secara optimal. Pada usia ini balita masih belum bisa membedakan antara imajinasi dan kenyataan. Seringkali balita menganggap cerita yang baru saja dilihat atau didengarnya merupakan suatu kenyataan, sehingga kadang balita masih ikut larut dalam suasana cerita yang baru saja dialaminya. Apabila cerita yang baru saja dilihat atau didengarnya memiliki jalan cerita yang penuh dengan kesedihan atau ketakutan, tidak jarang balita akan menolak apabila diajak kembali membaca atau menonton cerita. Untuk menghindari hal ini ada baiknya orangtua memahami beberapa tips pendampingan cerita balita.

Apa saja tipsnya?

Berikut ini akan disajikan beberapa tips pendampingan cerita balita sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Respon tepat.
    Berikan respon yang tepat ketika balita tampak sedih atau ketakutan, seperti sekedar dipeluk atau ditepuk-tepuk. Jangan sampai mengolok-olok balita karena akan menyebabkan balita menjadi malu.
  • Ungkapkan.
    Berikan kesempatan pada balita untuk mengungkapkan perasaan sedih atau takutnya terhadap cerita yang baru saja dilihat atau didengar. Hal ini akan memberikan pembelajaran bahwa orangtua masih mau menerima ungkapan perasaan negatif yang dimiliki balita.
  • Masukan positif.
    Ketika cerita memasuki babak menyedihkan seperti ditinggal orang tua atau mengalami kecelakaan, beri masukan positif seperti masih ada orang yang mau menolong yaitu teman dan keluarga lain. Hal ini dimaksudkan agar balita merasa lega karena masih aPreviewda sisi positif dari suatu kejadian yang menyedihkan.
  • Seleksi.
    Inilah point penting dalam pendampingan cerita. Pilih cerita dengan tema yang positif, seperti tolong menolong, kebahagian dan lainnya. Hindari cerita yang banyak mengandung kekerasan, pencurian atau hal negatif lain. Hal ini dimaksudkan agar anak memiliki pemahaman yang positif terhadap suatu cerita.

Demikianlah beberapa tips pendampingan cerita balita agar balita memiliki tumbuh kembang positif dalam segi emosional dan psikologis. Apabila balita masih memiliki rasa takut dan cemas yang berlebihan walaupun sudah dilakukan pendampingan, ada baiknya meminta bantuan ahli yaitu psikolog anak untuk mengatasi rasa takut atau cemas yang berlebihan. Semoga bermanfaat.