Tips Menumbuhkan Kecerdasan Sosial Anak Usia 5 – 12 tahun

Kecerdasan sosial anak barangkali jarang sekali mendapatkan perhatian orangtua. Padahal jika diperhatikan dengan benar, kecerdasan sosial memiliki kaitan yang penting dan erat dengan kecerdasan intelegensi dan kecerdasan emosional. Ketiga jenis kecerdasan ini hendaknya harus berkembang secara seimbang dan bersamaan agar kelak kehidupan anak dalam masyarakat tidak menjadi timpang. Sering ditemui kecerdasan sosial yang dimiliki anak kurang berkembang secara optimal, misalnya kurangnya rasa kepedulian terhadap musibah atau kesulitan yang sedang menimpa teman sebayanya. Bagaimana tips menumbuhkan kecerdasan sosial anak usia 5-12 tahun?

Berikut ini akan disampaikan beberapa tips menumbuhkan kecerdasan sosial anak usia 5-12 tahun sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  1. Sosialisasi. Ajak anak untuk sering bersosialisasi dengan sering mengunjungi saudara, kerabat atau bahkan tetangga terdekat. Bagi anak yang berusia lebih tua, dorong anak agar lebih sering bermain atau beraktifitas bersama dengan teman seusianya. Namun seiring waktu, perlahaan kenalkan anak pada berbagai jenis lingkungan sosial agar anak lebih mudah beradaptasi.
  2. Macam lingkungan. Kenalkan anak pada berbagai jenis lingkungan. Mungkin anak sudah mulai mengenal lingkungan sekitar tempat tinggal dan lingkungan sekolah, namun sesekali ajak juga anak mengenali lingkungan lain seperti lingkungan taman bermain. Pengenalan berbagai jenis lingkungan ini dimaksudkan untuk melatih proses adaptasi anak.
  3. Kegiatan. Secara aktif libatkan anak dalam berbagai macam kegiatan yang bersifat sosial, misalkan sekedar ikut dalam kegiatan kerja bakti atau kegiatan lain yang mengasah kemampuan seperti mengikuti kegiatan perlombaan. Namun yang harus diingat ketika mengikut-sertakan anak dalam kegiatan perlombaan adalah jangan membebani anak dengan target juara. Yang terpenting adalah kemampuan adaptasi anak dalam lingkungan yang baru.

Serangkaian beberapa tips menumbuhkan kecerdasan sosial anak usia 5-12 tahun di atas hendaknya juga tetap diimbangi dengan melatih dan menumbuh-kembangkan rasa simpati dan empati anak terhadap kondisi lingkungan ataupun teman sebayanya. Penumbuh-kembangan rasa empati dan simpati anak ini bertujuan agar anak memiliki sifat dan sikap kepedulian sosial yang tinggi. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.