Tips Mengatasi dan Mencegah Kutu Rambut Pada Anak

Anak Anda punya kutu rambut? Pasti rasanya tidak nyaman. Rambutnya akan terasa gatal, sebentar-sebentar dia garuk-garuk kepala bahkan kadang karena sering digaruk, tak ayal kulit kepalanya berdarah dan terluka. Tentu saja, Anda kasihan melihat dan ingin segera membasmi si kutu.

Kutuan yang sudah cukup parah, terkadang sampai terlihat telur kutu menghiasi rambut penderita. Tentu ini sangat mengganggu penampilan. Sebenarnya, kutu rambut itu seperti apa sih? Kutu rambut adalah sejenis serangga berukuran kecil, tidak memiliki sayap, dan biasa mengisap darah manusia melalui kulit kepala. Inilah yang membuat kulit kepala anak atau penderita merasakan gatal yang luar biasa, bahkan kadang menggaruk tanpa disadari sehingga akhirnya membuyarkan konsentrasi belajar di sekolah karena ulah serangga pengisap tadi. Belum lagi, si anak menjadi malu karena teman-temannya tahu dia memiliki sejumlah kutu di kepala.

Memang deteksi memiliki kutu mudah, Anda bisa mengetahui anak Anda kutuan atau tidak dari tingkah si anak yang sering menggaruk-garuk kepala. Kalau sudah begitu, Anda bisa segera memeriksa rambutnya dan menyisirnya dengan sisir kecil bergerigi rapat di atas kertas putih. Dari sana, jika anak Anda memiliki kutu, kutu atau telur kutu akan jatuh di kertas putih itu. Selain itu, setelah keramas, Anda bisa membasuh rambut basahnya dengan handuk putih halus, dan gosok-gosokkan ke kulit kepalanya. Biasanya si kutu, akan menempel di handuk.

Agar Anak Anda Tidak Terserang Kutu Rambut

Ada cara untuk mengatasinya adalah sebagai berikut:

1. Jagalah Kesehatan Rambut Anak Anda

Ingatkan untuk rutin keramas 3 kali dalam satu minggu. Rambut yang kotor kerapkali memicu datangnya kutu rambut, bukan hanya itu, mereka akan merasa nyaman untuk menelurkan kutu-kutu yang lainnya sehingga semakin banyak kutu rambut. Telur-telur kutu akan menghias rambut dan menyebar ke seluruh rambut jika tidak dibasmi dengan cepat.

2. Pisahkan Tempat Tidur Anak Anda Dengan Anggota Keluarga Yang Lain

Untuk mencegah sejak dini adanya penularan kutu. Tanpa Anda sadari, penularan kutu rambut berjalan ketika sedang tidur. Mungkin saja Anda sering heran, keramas dengan teratur sudah tapi kenapa anak tetap berkutu? Jawabannya adalah mungkin saja, salah satu anggota keluarga yang pernah menginap di rumah Anda dan tidur dengan si kecil menularkannya ketika mereka sedang tidur bersama.

3. Pantau Teman-teman Sepermainan Anak Anda

Supaya anak tidak mudah tertular dan bisa menjaga rambut dan kepalanya saat tahu temannya terserang kutu. Caranya tidak perlu dengan memisahkan mereka bermain, Anda cukup memberitahukan si kecil untuk tidak berbagi sisir dengan temannya dan bermain terlalu dekat dengan rambutnya.

4. Sediakan Peralatan Untuk Setiap Keluarga

Peralatan seperti sisir dan handuk di rumah Anda masing-masing setiap anggota keluarga 1, sehingga memperkecil kemungkinan penularan kutu. Kebiasaan berbagi sisir menjadi cara yang paling efektif dalam penularan kutu rambut.

Bagaimana Jika Anak Terlanjur Terserang Kutu?

Jika anak sudah terlanjur tertular kutu dari temannya, Anda bisa mengatasinya dengan memotong rambut anak lebih pendek, atau membasminya dengan obat. Pilihlah obat alami, seperti minyak kelapa atau dengan cuka putih. Penggunaan obat kimia untuk mengatasi rambut kutuan terkadang menimbulkan efek samping, seperti rambut rusak. Selain itu, karena anak masih sukar dikendalikan ketika sedang menggunakan obat kimia, dikhawatirkan obat kimia masuk ke matanya tanpa mereka sadari, misalnya melalui tangan yang menggesek mata atau rambut yang menjuntai ke daerah mata. Tentu saja, ini sangat berbahaya.

Nah, daripada terlanjur berkutu lebih baik mencegahnya bukan?