Tahapan Umum Perkembangan Bicara pada Anak Usia 2-5 tahun

Penelitian telah menunjukkan bahwa hubungan antara perkembangan bicara di masa kecil lebih awal akan bisa membaca lebih cepat. Di antara umur 2-5 tahun setiap anak mengalami perkembangan yang berbeda-beda. Perkembangannya sungguh luar biasa. Jumlah kata yang mereka kumpulkan dan hapalkan setiap hari terus bertambah. Mereka bicara lebih banyak dan mengajukan lebih beragam pertanyaan.

Mereka senang mendengarkan cerita juga musik dan lagu. Kadang anak minta dibacakan cerita tentang satu kisah yang sama berulang-ulang. Kadang juga mereka mengingat kata dengan sangat baik sehingga terdengar hampir seperti sedang membaca cerita. Saat anak siap bersekolah, maka anak sudah fasih berbicara dan mendengarkan dengan baik. Hal-hal tadi adalah sekilas tentang tahapan umum perkembangan bicara pada anak usia 2-5 tahun.

Pada umur 2-5 tahun anak-anak sudah bisa menggunakan kalimat-kalimat pendek, seperti “ biar sama aku saja” atau “ ibu sedang masak.” Mereka juga sudah bisa mengikuti instruksi sederhana atau perintah kecil dan menempatkan benda di tempat yang benar seperti yang disuruh. Selain itu, balita usia 2-5 tahun sudah bisa diajak bicara oleh seluruh anggota keluarga meskipun lafal bicara mereka masih belum jelas tetapi mereka sudah mengerti.

Tahapan umum perkembangan bicara pada anak usia 2-5 tahun juga menunjukkan bahwa balita sudah bisa meminta tolong dengan caranya sendiri. Terkadang mereka tampak frustasi bila cara bicaranya tidak dimengerti oleh orangtua atau orang lain. Karena memang orangtua terkadang kesulitan memahami bicara anak karena lafalnya yang belum jelas. Anak usia 2-5 tahun ibarat sebuah spon. Menyerap semua kata dengan mudah tanpa ada saringan atau kendali di dalam dirinya.

Jangan heran bila anak yang hidup di lingkungan orang dengan gaya bicara kasar akan cepat menyerap gaya bicara orang dewasa di sekitarnya dan bicara dengan kasar pula. Anak yang hidup dalam keluarga harmonis dan santun akan menjadi anak yang santun pula dengan gaya bicara yang tenang dan menyenangkan. Itulah sebabnya orangtua adalah faktor yang menentukan apakah anak akan bisa cepat bicara atau lambat.

Akankah anak bicara kasar atau santun? Ajari anak bicara dengan menstimulasi lidahnya dengan berbagai jenis stimulan seperti musik, buku, mainan edukatif dan percakapan menyenangkan antara orangtua dan anak. Itulah sedikit dari tahapan umum perkembangan bicara pada anak usia 2-5 tahun.