Potensi Masalah di Kehamilan Kedua

Banyak informasi seputar masalah kehamilan kedua yang menjadi pertanyaan para ibu. Pada kehamilan kedua, sebetulnya pada ibu telah mempunyai pengalaman dengan kehamilan sebelumnya, sehingga seringkali tak merasa ada masalah dengan kehamilannya. Namun mengingat aktivitas ibu yang pastinya makin tersita dengan mengurus keluarga termasuk anak pertama, ditambah dengan pertambahan usia, tentu masalah kesehatan ibu hamil tak boleh dianggap enteng.

Sebagai persiapan kehamilan, ibu perlu mewaspadai beberapa potensi masalah yang mungkin dihadapi di kehamilan kedua. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Hyperemesis Gravidarum
    Gejala umum Hyperemesis Gravidarum meliputi rentang yang cukup luas. Termasuk di antaranya adalah dehidrasi, berkurangnya pengeluaran urin, susutnya berat badan, pusing, tekanan darah rendah, elastisitas kulit berkurang, adanya rasa lelah yang berlebihan, hingga depresi. Selain itu, gejala yang pastinya dirasa mengganggu adalah mual dan muntah berlebihan.
  • Kram Otot
    Asupan kalsium ibu banyak diserap oleh janin, seiring dengan meningkatnya kebutuhan kalsium untuk pertumbuhan gigi dan tulang. Berkurangnya kalsium bisa menyebabkan kram otot.
  • Anemia
    Anemia merupakan akibat kurangnya nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil seperti zat besi dan asam folat. Dampaknya akan menghambat pertumbuhan dan kesehatan janin. Imbangi dengan asupan nutrisi yang cukup, suplemen vitamin C dan kapsul penambah darah. Selain nutrisi, ibu hamil juga dianjurkan untuk beristirahat cukup agar tidak terlalu lelah.
  • Pendarahan
    Infeksi yang biasa terjadi pada ibu hamil adalah infeksi pada saluran kencing yang ditandai rasa sakit saat buang air kecil. Hal ini seringkali menimbulkan efek pendarahan pada ibu. Intercourse saat hamil juga bisa mengakibatkan pendarahan ringan karena dinding rahim menjadi sangat sensitif. Akibat dari terjadinya pendarahan bisa menyebabkan keguguran. Yang harus diwaspadai pada pendarahan yang merupakan tanda-tanda awal keguguran adalah adanya pendarahan yang cukup banyak serta keluhan kram pada bagian rahim.
  • Diare
    Perubahan hormonal yang cukup drastis biasa terjadi pada ibu hamil. Saat hal ini terjadi bersamaan dengan penurunan daya tahan tubuh, maka tubuh akan mudah terserang infeksi virus dan bakteri. Dalam kondisi tersebut ibu hamil beresiko terkena diare. Hindari makanan yang berserat tinggi untuk sementara waktu agar sistem pencernaan tidak bekerja terlalu berat. Makanlah sedikit dengan frekuensi yang sering untuk menjamin kecukupan asupan nutrisi.
  • Insomnia
    Insomnia menjadi salah satu potensi masalah pada ibu hamil. Saat sang  ibu merasa tidak nyaman, khawatir atau tidak bahagia. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh kondisi psikologis. Sedapatnya, ciptakan suasana yang nyaman dan rileks bagi ibu dengan kehamilanya. Insomnia dapat diatasi dengan melakukan teknik relaksasi atau menjalani aktivitas yang menyenangkan. Minum susu hangat sebelum tidur cukup membantu. Tapi penggunaan obat tidur sangat tidak dianjurkan.
  • Sakit Kepala
    Sakit kepala merupakan keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil pada kehamilan keduanya. Ini pun bisa disebabkan oleh faktor psikologis akibat adanya gangguan fisik dan emosional. Ibu hamil akan sering mengalami migrain, kelelahan, gangguan faskuler dan lainnya. Metode yang tepat untuk mengatasi rasa lelah dan sakit kepala ini adalah dengan relaksasi dan pengontrolan tekanan darah.

Potensi masalah kesehatan pada kehamilan kedua cukup besar dan variatif. Hal ini terkadang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh kondisi psikologis yang dialami ibu. Agar kehamilan tidak mengalami gangguan berarti, mintalah dukungan pada orang-orang terdekat seperti suami juga keluarga inti lain serta sahabat agar kehamilan kedua menjadi pengalaman yang menyenangkan dan semakin membahagiakan.