Pola Makan Anak Obesitas

Obesitas merupakan suatu kondisi dimana tubuh mengalami penimbunan lemak secara berlebihan.  Salah satu faktor pemicunya adalah gaya hidup dan pola makan yang salah.  Pola makan anak obesitas memang sebaiknya harus diawasi secara ketat karena kalau tidak hal ini akan menimbulkan gangguan yang lebih serius lagi di kemudian hari. Anak obesitas umumnya memiliki kecenderungan selalu ingin makan namun kurang aktivitas karena sulit untuk melakukan  gerak tubuh.  Sehingga terjadi tidak terjadi proses pembakaran lemak tubuh, akibatnya lemak semakin menumpuk dan menimbulkan gangguan kesehatan.

Untuk meminimalkan tingkat resiko dari obesitas maka seorang ibu yang memiliki anak dengan kelainan berat badan tersebut sebaiknya mengatur pola makan sang buah hati dengan melakukan diet khusus bagi anak penderita obesitas.  Sebagai langkah cerdas yang bisa diterapkan adalah dengan berkoordinasi pada ahli gizi dan tumbuh kembang anak untuk mendapatkan teknik diet yang sesuai dan aman bagi penderita obesitas.  Pola makan yang dianjurkan adalah dengan memberikan  3 kali makanan pokok namun membatasi pemberian jus buah atau minuman ringan.  Anda dapat memberikan buah sebagai selingan diantara waktu pemberian makan.

Makanan untuk anak obesitas sebaiknya merupakan makanan dengan tinggi serat, namun kandungan kalori dan lemaknya rendah, contohnya adalah sayur-sayuran dan buah.  Pengolahan makanan juga harus diperhatikan, hindari pemberian makanan yang melalui proses penggorengan, sebaiknya berikan makanan yang diolah dengan cara pengukusan, perebusan, atau pemanggangan.  Untuk menunjang keberhasilan diet anak obesitas ada beberapa makanan yang harus dihindari, diantaranya:

  1.  Hindarkan memberi Soft drink pada anak, cemilan ringan yang mengandung pengawet dan MSG, atau bahan perasa gurih, snack (chiki-chiki), dan kentang goreng.
  2.  Jangan memberikan makanan yang mengandung kadar gula, lemak, kalori, dan karbohidrat yang tinggi.  Misalnya keju, butter, permen, coklat, cream butter, gorengan dan seafood.
  3.  Batasi pemberian lemak saat anak menginjak usia 3 tahun dengan cara bertahap, namun jangan melebihi 30% dari total jumlah kalori yang dikonsumsi anak usia 5 tahun.

Dengan melakukan diet ketat tersebut berarti kita telah menerapkan pola makan anak obesitas secara tepat, sehingga kondisi anak bisa menjadi lebih baik.