Perubahan Fisik Remaja Pria di Usia Puber

Memasuki usia remaja berarti mengalami perubahan-perubahan fisik. Perubahan fisik sekecil apapun tentu bisa menyebabkan perasaan yang kurang nyaman. Walaupun tidak terlalu menyolok seperti remaja wanita, sesungguhnya fisik remaja pria juga berubah. Hingga remaja pria juga perlu mendapatkan informasi yang benar dan jelas mengenai perubahan fisik remaja pria di usia puber. Perkembangan di pita suara menyebabkan suara remaja pria berubah. Ini menjadi salah satu tanda memasuki usia remaja. Suara remaja pria akan menjadi lebih berat dan parau bila dibandingkan dengan suara mereka saat masih berusia anak-anak. Tak jarang remaja pria berubah menjadi lebih pendiam karena merasa asing dengan suaranya sendiri.

Pertumbuhan fisik remaja pria di usia puber juga berupa bertambahnya tinggi badan merekasecara pesat. Hingga di masa-masa seperti ini sebaiknya remaja mendapatkan asupan gizi yang memadai agar pertumbuhan fisiknya dapat berlangsung secara optimal. Melakukan olahraga secara teratur juga sangat diperlukan untuk mendapatkan fisik yang sehat dan berat badan yang seimbang. Organ-organ reproduksi yang dimiliki oleh remaja pria juga mulai aktif. Sperma mulai diproduksi hingga remaja pria mulai mengalami “mimpi”. Orangtua diharapkan menunjukkan sikap yang wajar menghadapi peristiwa ini. Hingga remaja pria merasa bisa bebas bertanya mengenai perubahan fisik yang dialaminya. Membiarkan remaja pria mencari informasi dari luar bisa beresiko. Karena bisa saja mereka mendapatkan informasi yang keliru atau kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Remaja pria juga perlu dikenalkan dengan konsekuensi mulai aktifnya organ-organ reproduksi di tubuh mereka. Remaja perlu dikenalkan dengan nilai-nilai norma, etika dan susila yang punya memiliki hubungan yang sangat erat dengan perubahan fisik remaja pria di usia puber. Mendampingi remaja pria melewati usia pubertas bisa jadi lebih rumit bagi para orangtua. Karena tak seperti remaja wanita yang cenderung lebih terbuka pada orangtua, remaja pria biasanya lebih dekat dengan teman-temannya. Hingga orangtua perlu memberi perhatian lebih pada remaja pria. Agar perubahan fisik remaja pria di usia puber bisa dihadapi dengan tenang.