Pertolongan Pertama Saat Anak Mengalami Kram

Bagian kaki merupakan bagian tubuh yang sering terserang kram. Kram bisa menyerang siapa saja dan bagian tubuh mana saja, termasuk terjadi kram pada kaki anak-anak. Kenapa kram lebih menyerang bagian kaki? Karena kaki adalah penopang berat tubuh sehingga harus menahan beban tubuh yang berlebih. Kram menyerang secara tiba-tiba di karenakan satu otot atau lebih yang berlangsung seara detik hingga menit, pada bagian kaki dan betis. Hal ini di sebabkan karena kejang otot dan atau di sebabkan karena dehidrasi atau bahkan masalah lainnya. Saat orang menemukan kram kaki pada anak sebaiknya lakukan pertolongan secepatnya dan tidak perlu panik.

 Pertolongan pertama kram kaki pada anak:

  • Lepaskan alas kaki anak
  •  Bantu anak untuk duduk angkat tungkainya lurus ke lutut, tahan jari-jari ke atas untuk meregangkan otot
  • Perlahan tapi keras pijit bagian otot kaki yang kram dengan jari-jari sampai kejang betul-betul hilang
  • Kompres dengan air hangat, untuk mengurangi rasa sakit. Meningkatkan aliran darah dan metabolism sehingga mengurangi kram pada otot anak.
  • Lakukan peregangan atau stretching, Peregangan merupakan  solusi jangka pendek untuk kram. arah yang harus dilakukan untuk menahan peregangan tergantung dari otot mana yang mengalami kram
  • Mengkonsumsi  cairan, salah satu penyebab kram pada kaki adalah dehidrasi atau kurangnya cairan yang masuk ke dalam tubuh. Saat anak banyak melakukan aktifitas yang menimbulkan suhu tubuh meningkat sebaiknya perbanyak minum air putih guna menghindari kram yang diakibatkan dehidrasi.

pertolongan pertama saat anak megalami kramApabila langkah pertolongan pertama kram kaki pada anak di atas telah di lakukan namun ada keluhan lanjutan, segera bawa anak Anda ke dokter guna pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Penyebab kram yang umum terjadi adalah :

  • Kelelahan pada otot terutama bagian kaki
  • Dehidrasi atau kurangnya cairan yang masuk ke dalam tubuh
  • Penumpukan asam laktat
  • Terganggunya sirkulasi darah yang mengalir ke otot
  • Penggunaan otot kaki yang berlebihan
  • Terganggunya oksigen pada jaringan otot kaki