Pertolongan Pertama Luka Bakar Pada Anak

 Luka bakar adalah kerusakan jaringan yang di akibatkan dari api, air panas, uap panas, listrik, bahan kimia, radiasi dan laser. Luka bakar sangat berbahaya apabila terlambat dalam melakukan penanganan. Di sertai dengan mitos di masyarakat yang justru mempersulit proses pengobatan.

Derajat luka bakar:

  • Derajat 1 : kedalaman luka bakarnya mencapai lapisan epidermis sakit seperti tersengat dan menggelembung.
  • Derajat 2 : kedalaman luka bakarnya mencapai lapisan papillary gelembung cairan bening ketika gelembung pecah terasa nyeri sakit.
  • Derajat 3 dan 4 : struktur tubuh di bawah dermis mencapai tulang atau otot, kulit meleleh cairan berwarna dan tidak terasa sakit.

Tindakan penting saat anak terkena luka bakar adalah:

  •  Mengatasi menjalarnya luka pada kulit
  • Segera hentikan paparan panasnya
  • Mencegah supaya tidak infeksi
  • Mencegah kulit lengket antara jari satu dan jari yang lainnya.
  •  Segera lakukan diagnosis

Pertolongan  luka bakar pada anak:

  • Luka bakar akibat zat kimia, gunakan NaCI (zat korosif) dan gliserin (fenol)
  •  Rendam siram menggunakan air dingin 20-30 menit, luka bakar akibat apapun inilah perawatan pertamanya. Jika luka bakar akibat bahan kimia air dapat menetralkan dari bahan asam atau basa.
  •  Buka pakaian penderita secepatnya.
  • Jangan pecahkan kulit yang melepuh biarkan kulit yang melepuh pecah dengan sendiri untuk mencegah terjadinya infeksi.
  •  Segera lakukan pemeriksaan ke dokter apabila terjadi demam,peradangan dan pembentukan nanah.
  •  Berikan obat yang mengandung neomycin sulfat
  • Berikan obat oles yang mengandung perak sulfadiazine oleskan secara merata pada kulit yang luka. Obat jenis ini hanya untuk luka bagian luar.
  • Manfaatkan tanaman lidah buaya (aloe vera) pada penderita luka bakar untuk pertolongan pertama.
  • Gunakan bubuk kunyit yang dicampurkan dengan air kapur sirih lalu oleskan pada luka.
  • Madu juga dipercaya sebagai obat luka bakar.

Cara mencegah infeksi luka bakar pada anak:

  • Tidak disarankan untuk mengoleskan zat yang tidak larut dalam air seperti odol, minyak, mentega, telor dan juga kecap.
  • Tutup menggunakan kassa atau kain kering yang tidak lengket pada luka.