Persiapan Paripurna di Kehamilan Kedua

Kehamilan merupakan hal yang dinanti-nanti oleh banyak pasangan menikah. Kehadiran anak, baik anak pertama maupun selanjutnya, tetap akan menjadi suatu pengalaman luar biasa bagi orang tua. Persiapan untuk menjalani kehamilan yang sehat menjadi penting. Persiapan yang paripurna, selaiknya tidak hanya dilakukan oleh calon ibu, tapi dilakukan secara simultan oleh banyak pihak.

Persiapan Calon Ibu

Cari ilmu sebanyak-banyaknya mengenai persiapan kehamilan. Tidak akan pernah cukup dengan apa yang sudah Anda ketahui di kehamilan pertama. Kehamilan kedua dan selanjutnya tak akan pernah sama. Pengalaman di kehamilan pertama tentu bisa menjadi referensi untuk kehamilan berikutnya, tapi perubahan fisik yang sejalan dengan pertambahan usia akan membuat pengalaman kehamilan kedua menjadi berbeda. Untuk menyikapi hal tersebut maka ilmu yang mumpuni mutlak dimiliki. Referensi yang didapat dari buku panduan kehamilan, dapat ditambah dengan membaca beragam artikel tentang kehamilan dari majalah maupun sesi konsultasi dengan dokter.

Persiapan Calon Ayah

Mencari ilmu tentang kehamilan yang sehat bukan hanya dominasi istri. Sebagai suami atau ayah, ilmu mengenai hal ini pun penting dimiliki. Dampingi istri saat membaca ragam ilmu untuk menyiapkan kehamilan. Diskusikankan apa yang dipahami dan diketahui untuk kemudian mengambil langkah terbaik bagi kesehatan ibu dan anak.

Siapkan pula fisik dan mental ayah. Kesiapan fisik tidak hanya dengan menyiapkan dukungan finansial, tapi juga fisik secara umum. Ibu hamil tentu akan lebih mudah lelah, maka dukungan suami untuk meringankan beban kerja istri di rumah tentu akan sangat berarti. Pada kehamilan kedua, keberadaan anak pertama pun akan cukup menyita perhatian dan energi. Berbagi shift pengasuhan anak yaitu si calon kakak akan sangat membantu istri untuk mendapatkan kondisi terbaik di masa kehamilannya.

Siapkan diri pula setelah kelahiran nanti. Kondisikan istri dalam kondisi prima agar dapat memberi ASI eksklusif untuk bayi yang dinanti. Saling bergantian mengganti popok atau menyiapkan botol susu merupakan hal-hal yang dapat dikompromikan serta dilakukan bersama. Tak jarang, hal ini dapat semakin menumbuhkan cinta di antara pasangan.

Persiapan Keluarga Besar

Kehadiran anggota keluarga baru tentu merupakan kabar gembira bagi keluarga besar dari kedua belah pihak. Berbagai saran dan nasehat dari paman, bibi, kakek dan nenek tentu didasari oleh niat baik, namun tak jarang hal ini menjadikan kebingungan pada pasangan suami-istri. Dilema apakah akan mengikuti nasehat dari satu atau dua pihak, yang mungkin berbenturan dengan apa yang sudah dipahami, akan menjadi stress tersembunyi bagi calon ibu. Lindungi calon ibu dari kebingungan dan stress yang sedikit banyak akan mempengaruhi kondisi kehamilannya. Usahakan untuk memberi saran dan nasihat tanpa tendensi untuk harus dipatuhi.

Dengan persiapan kehamilan paripurna yang dilakukan oleh semua pihak, maka kehamilan sehat bagi ibu dan anak dapat dijalani, hingga saatnya kelak melahirkan sang bayi yang dinanti.