Perawatan Tali Pusat Bayi Yang Baru Lahir

Bayi yang baru lahir membutuhkan perawatan dan perhatian ekstra dari orang tuanya terutama untuk Perawatan Tali Pusat Bayi Yang Baru Lahir. Ada dua bagian yang paling sensitif pada bayi yang baru dilahirkan, yaitu ubun-ubun kepala dan tali pusat, namun perawatan tali pusat biasanya sedikit lebih rumit daripada perawatan pada ubun-ubun bayi.

Apa itu tali pusat?

Tali pusat merupakan bagian dari plasenta sebagai penghubung antara bayi dan plasenta di dalam kandungan. Tugasnya yaitu menyalurkan sari makanan, oksigen dan semua zat-zat yang dibutuhkan bayi selama di dalam kandungan. Panjangnya kira-kira 50 cm dengan ketebalan kira-kira 12 mm. Ketika bayi lahir, maka tali pusat akan dipotong, kemudian potongan tersebut dikubur dalam tanah. Nah, tali pusat yang masih melekat di perut bayi inilah yang biasa orang menyebutnya pusar.

Mengapa Perawatan Tali Pusat Bayi Yang Baru Lahir Harus Dilakukan?

Tali pusat bayi yang baru lahir perlu dirawat dengan benar. Pasalnya dengan daya tahan tubuh bayi masih lemah memungkinkan terjadinya infeksi pada tali pusar sangatlah besar. Tali pusat yang terinfeksi dapat menyebabkan penyakit Tetanus Neonatorum yang kecil kemungkinan untuk disembuhkan. Oleh karena itu orang tua perlu memperhatikan dengan benar teknik perawatan tali pusat ini.

Bagaimana Teknik Perawatan Tali Pusat Bayi Yang Baru Lahir?

Pada awalnya perawatan tali pusat dilakukan dengan menetaskan alkohol atau obat luka pada tali pusat. Namun seiring berkembangnya teknologi kedokteran, justru penggunaan alkohol dan obat luka tidak dianjurkan dokter lagi. Bayi yang baru lahir tentu saja kondisi tali pusatnya masih basah. Namun dalam beberapa hari akan kering seiring perawatan yang Anda berikan.

Sebenarnya cara merawat tali pusat sangatlah mudah jika Anda tahu tekniknya. Namun bagi Anda yang baru memiliki momongan mungkin akan terasa sulit untuk mempraktekannya. Berikut ini beberapa teknik perawatan tali pusat, yaitu :

  • Usahakan tali pusat bayi selalu dalam kondisi bersih dan kering. Jika Anda memandikan bayi, maka setelah selesai segera keringkan tali pusatnya dengan handuk lembut. Kemudian jika Anda akan memberi bedak atau minyak, usahakan jangan sampai mengenai tali pusatnya.
  • Agar cepat kering namun tetap bersih, bungkus tali pusatnya dengan kain kasa lembut ataupun kapas.
  • Ketika Anda akan mengenakan popok atau celana bayi sebaiknya jangan sampai mengenai tali pusatnya. Hal ini dikhawatirkan, jika bayi mengompol air kencingnya dapat merambat ke tali pusat sehingga dapat menyebabkan infeksi.

Perawatan Tali Pusat Bayi Yang Baru Lahir memang membutuhkan perhatian ekstra dari orang tua yang mengasuhnya. Oleh karena itu, usahakan Anda selalu memeriksa kondisi tali pusat bayi Anda agar terbebas dari infeksi.