Peran Orang Tua Menghadapi Perubahan Sikap Anak di Usia 5-12 Tahun

Jika boleh jujur, menjadi orangtua memang gampang-gampang susah, apalagi jika berhubungan dengan pengasuhan anak  karena memang faktanya, menjadi orangtua yang baik tidak bisa dipelajari lewat pendidikan formal. Sebagian besar orangtua mengandalkan pola pengasuhan turun temurun yang bisa jadi sudah tidak sesuai dengan tuntutan dan perubahan perkembangan jaman sekarang. Salah satu permasalahan parenting yang bisa saja terjadi adalah berubahnya pola perilaku dan sikap anak, terutama anak pada usia 5-12 tahun. Bagaimanakah sebaiknya peran orangtua menghadapi perubahan sikap anak di usia 5-12 tahun?

Kiat dan Tips

Berikut beberapa kiat dan tips tindakan serta peran orangtua menghadapi perubahan sikap anak di usia 5-12 tahun yang sebaiknya Peran Orangtua Menghadapi Perubahan Sikap Anak di Usia 5-12 Tahundilakukan sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Positif :  Berikan semangat dan motivasi lanjutan apabila perubahan perilaku anak ini menuju ke arah yang positif, seperti lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Pemberian semangat dan motivasi bisa dilakukan dengan lebih menghargai dan menghormati keputusan anak serta melibatkan anak dalam pengambilan keputusan yang berhubungan langsung dengan anak.
  • Negatif : Menurut salah seorang praktisi konsultan pendidikan dan perilaku anak, dikatakan bahwa perubahan perilaku negatif yang dilakukan anak, bisa jadi dipengaruhi oleh perilaku orangtua ataupun kondisi lingkungan keseharian anak. Masih menurut sumber yang sama, dikatakan bahwa sekitar 70% perilaku anak akan tergantung pada orangtua dan 30% bergantung dari lingkungan. Apabila orangtua gagal mengambil peran yang 70% tersebut, maka peran tersebut akan digantikan oleh lingkungan keseharian anak. Merubah perilaku dan kebiasaan orangtua ke arah positif dalam keseharian anak sebaiknya dilakukan apabila memang orangtua jarang melakukan pendampingan anak.
  • Reward and Punishment : Penerapan reward and punishment bisa dilakukan orangtua sambil sesekali melakukan introspeksi diri mengapa anak melakukan tindakan yang dianggap orangtua sebagai tindakan yang negatif. Apakah tindakan negatif yang dilakukan anak berasal dari peniruan kebiasaan orangtua atau ada sebab lain seperti meniru kebiasaan lingkungan teman-temannya.

Demikianlah beberapa kiat dan tips tindakan serta peran orangtua menghadapi perubahan sikap anak di usia 5-12 tahun yang bisa dijadikan pertimbangan. Satu hal penting yang hendaknya selalu diingat adalah menghindari punishment atau hukuman yang bersifat fisik, karena kekerasan bukanlah solusi terbaik dalam menghukum kesalahan anak. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.