Penyebab Infeksi Saluran Pernafasan Pada Bayi

Sebuah survey yang cukup mencengangkan tentang penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Ternyata di Indonesia penyakit ini selalu menduduki urutan pertama penyebab kematian bayi dan balita, dan berada pada daftar 10 penyakit yang terbanyak di rumah sakit. Lalu, sebenarnya apa yang menjadi penyebab ISPA pada bayi ini?

Sebelumnya terlebih dahulu dijabarkan apa yang dimaksud ISPA yakni proses infeksi akut yang berlangsung selama 14 hari yang disebabkan oleh mikroorganisme dan menyerang salah satu bagian, dan atau lebih dari saluran nafas, dimulai dari saluran atas (hidung) sampai saluran bawah (alveoli), termasuk jaringan adneksanya seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura.

Gaya hidup juga peralihan kehidupan dari masyarakat tradisional menjadi masyarakat modern ternyata menjadi tudingan penyebab ISPA pada bayi. Selain itu juga hasil industrialisasi dan modernisasi kota-kota besar ternyata berdampak sangat buruk terhadap kesehatan, terutama pada bayi yang rentan terhadap penyakit. Asap yang keluar dari cerobong pabrik yang cemari udara sekitar, menjadikan ISPA pada bayi semakin sering ditemui.

Selain itu ternyata didalam rumah kita sendiri tak luput dari ancaman penyebab penyakit yang mematikan pada bayi dan balita ini karena asap yang berasal dari dapur pun juga turut andil penyakit ini kerap muncul.

Dan tahukah Anda bahwa merokok itu selain melakukan pekerjaan yang tak bermanfaat bahkan menimbulkan berbagai macam penyakit pada pelakunya namun juga sebagai biang penyebab ISPA pada bayi?

Lalu bagaimana mekanisme penyebab ISPA ini? Asap yang masuk menyebabkan pergerakan silia hidung menjadi lambat bahkan kaku ataupun malah berhenti sama sekali, sehingga tak dapat membersihkan saluran pernafasan akibat iritasi oleh bahan pencemar. Sedangkan produksi lendir akan meningkat sehingga menyebabkan penyempitan saluran nafas dan rusaknya sel pembunuh bakteri di saluran pernafasan sehingga menyebabkan kesulitan bernafas. Lalu benda asing tertarik dan bakteri lain tidak dapat keluar dari saluran pernafasan, hingga ini akan memudahkan terjadinya ISPA. Penyuluhan masyarakat tentang penyebab infeksi saluran nafas pada bayi ini sangat penting karena diharapkan mereka peduli tentang bahaya ISPA ternyata akibat dari ulah kita.