Penyebab Alergi Kulit Pada Anak

Zat penyebab alergi yang disebut allergen itu bisa berasal dari berbagai jenis dan masuk kedalam tubuh melalui berbagai macam cara. Bisa melalui saluran pernafasan, berasal dari makanan, melalui suntikan atau bisa juga melalui zat-zat tertentu lainnya, misalnya akibat kontak langsung dengan kulit seperti, kosmetik, logam perhiasan, jam tangan dan lain sebagainya. Beberapa penyebab alergi kulit pada anak adalah dari makanan dan minuman, serbuk tanaman, pinisilin, bulu binatang, debu sampai dengan zat aditif pada makanan.

Untuk mengetahui penyebab alergi kulit pada anak, sebaiknya diadakan berbagai test atau mengamati reaksi tubuh sesaat setelah kontak atau makan dan minum sesuatu untuk beberapa kali. Karena tidak bisa dalam sekali saja dipastikan bahwa anak menderita alergi tertentu.

Adapun jenis alergi kulit ini dibagi menjadi tiga, yakni:

  • Alergi Kulit Dermatitis Atopik atau sering disebut juga eksim, yakni yang disebabkan oleh goresan. Kebanyakan diderita oleh anak-anak., orang dewasa atau terbawa sampai dewasa. Pada bayi bisa terjadi pada pipi, dada dan kulit kepala.
  • Alergi kulit Angiodema (pembengkakan) dan Urtikaria (hives) yang muncul karena pengangkatan benjolan merah dari berbagai ukuran, namun hanya terjadi dalam beberapa menit saja. Bengkak bisa terjadi pada mata, tangan kaki dan bibir. Dan alergi ini mempunyai sensasi membakar, menyengat atau terasa seperti kesemutan, namun tak menyebabkan merah atau gatal. Meski demikian alergi jenis ini bila parah bisa menyulitkan pernafasan sehingga jiwa dapat terancam.
  • Terakhir, Alergi Kontak Dermatitis yang disebabkan oleh zat yang menyebabkan reaksi pada kulit setelah melalui kontak langsung. Penyebab alergi kulit pada anak untuk jenis ini biasanya karena mereka menyentuh tanaman, dan saat mereka terkena resleting pakaian, sentuhan logam pada ikat pinggang ataupun jam tangan yang terbuat dari logam. Untuk orang dewasa kulitnya akan bereaksi bila berhadapan dengan bahan kimia, pewarna rambut, logam, kosmetik, obat tipical. Efeknya bisa terjadi ruam pada bagian tangan, kaki, leher dan kelopak mata.

Segera konsultasi ke dokter bila penyebab alergi kulit pada anak ini mulai menyerang.