Penyakit Kaki, Tangan dan Mulut

Penyakit kaki, tangan dan mulut adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dari keluarga enterovirus, terutama coxsackie virus. Virus ini hidup di dalam saluran pencernaan dan dapat menular. Anak-anak sangat rentan terhadap penyakit ini. Penyakit ini biasanya terjadi pada saat musim kemarau dan biasanya berlangsung selama 3-5 hari.

Gejala

Terinfeksi virus coxsackie ini dapat menyebabkan lepuhan yang menyakitkan di tenggorokan, lidah, gusi, langit-langit di rongga mulut atau di dalam pipi. Lepuhan berwarna merah dengan gelembung kecil berisi cairan. Lepuhan juga terdapat pada kaki dan telapak tangan yang terlihat seperti bintik-bintik merah atau lecet.

Kadang-kadang, ruam merah muda dapat dilihat pada bagian lain dari tubuh, seperti bokong dan paha . Namun, beberapa anak yang terinfekis dengan virus ini tidak timbul gejala , atau jika ada , mungkin hanya sedikit luka di bagian belakang tenggorokan. Hal ini menyebabkan orangtua kesulitan untuk mengetahui apakah anak mereka (terutama anak yang belum bisa berbicara) terjangkit oleh penyakit ini.

Gejala lain dari penyakit kaki, tangan dan mulut ini adalah :

  • demam, nyeri otot atau gejala flu lainnya
  • mudah marah atau tidur lebih banyak dari biasanya
  • air liur menetes (karena sakit untuk menelan)
  • senang minum air dingin

Pengobatan

Tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit ini. Penyakit kaki, tangan dan mulut ini biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu 7-10 hari. Acetaminophen atau ibuprofen dapat diberikan untuk meringankan sakit atau bila anak merasa tidak nyaman karena demam. Hindari pemberian aspirin untuk anak karena dapat menyebabkan penyakit Sindrom Reye. Makanan dingin seperti es krim dapat diberikan untuk meringankan rasa sakit dengan mematirasakan area di sekitar rongga mulut dimana terdapat lepuhan, atau dapat juga diberikan kepada anak yang kesulitan untuk menelan makanan.

Lepuhan yang terdapat di tangan atau kaki harus dijaga kebersihannya. Cucilah dengan sabun dan air hangat lalu keringkan. Bila lepuhan pecah, oleskan sedikit salep antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi dan tutupi dengan perban kecil.

Pastikan anak minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi. Hubungi dokter jika anak masih sangat mudah marah, tidak dapat dihibur, lesu, atau memiliki tanda-tanda dehidrasi seperti lidah kering, mata cekung, atau pengeluaran urin menurun, atau jika gejala memburuk.

Pencegahan

Tidak ada vaksin untuk mencegah penyakit kaki, tangan dan mulut ini. Penyakit ini dapat menyebar melalui kontak dengan kotoran, ludah, ingus atau cairan yang keluar dari lepuhan. Bahkan setelah sembuh, anak-anak dapat menularkan virus ini dalam tinja mereka selama beberapa minggu. Jadi anak-anak masih dapat menularkan penyakit ini walaupun mereka sudah sembuh.

Cuci tangan yang bersih adalah cara pencegahan yang terbaik. Ingatkan semua anggota keluarga untuk mencuci tangan, terutama setelah mereka menggunakan toilet, mengganti popok, sebelum makan dan sebelum menyiapkan makanan.

Mainan yang ada di sekolah, tempat penitipan anak atau tempat umum lainnya harus selalu dibersihkan dengan desinfektan karena virus dapat hidup pada mainan selama beberapa hari.