Pengaruh Kulit Bayi Terhadap Penyakit Sepsis

Sepsis merupakan infeksi yang penyebabnya adalah bakteri. Ibu harus mengetahui Pengaruh Kulit Bayi Terhadap Penyakit Sepsis, agar ibu mengetahui ciri anak yang terkena sepsis dan dapat menanganinya dengan cepat. Bakteri yang menyebabkan sepsis ini berasal dari organ bagian dalam tubuh seperti usus, saluran kemih, paru-paru, atau kulit yang memproduksi racun sebagai penyebab dari penyerangan organ dan jaringan tubuh sendiri yang dilakukan oleh sistem kekebalan tubuhnya. Sepsis dapat menyebabkan penyakit seperti pada otak, paru-paru, bahkan menimbulkan kematian. Sepsis bisa menyerang siapapun yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah atau penderita penyakit kronik. Manusia yang sering terinfeksi bakteri akibat sepsis adalah bayi dibawah tiga bulan, bayi pada usia ini masih memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, sehingga belum cukup mampu melawan infeksi yang berat. Para manula juga biasa terkena serangan bakteri ini. Penderita penyakit kronik dan yang memiliki gangguan atau kelainan pada sistem kekebalan tubuh misalnya HIV aids juga sangat mudah terserang bakteri ini.

Penyebab Sepsis Pada Bayi

Beberapa bakteri seperti Listeria monocytogenes, E.coli, Neisseria meningitidis, Streptokokus pneumonia, Salmonella, Haemophilus influenza tipe b, dan Streptokokus grup B adalah penyebab sepsis yang paling sering mengidap bayi dibawah usia 3 bulan. Sebaiknya Pengaruh Kulit Bayi Terhadap Penyakit Sepsis diketahui dengan baik, sehingga ketika bayi menunjukkan ciri terjangkit sepsis, dapat diobati dengan cepat. Bayi prematur belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang sempurna, sehingga rentan untuk terkena sepsis. Bakteri sepsis juga bisa masuk ke dalam tubuh bayi dari tubuh ibu selama masa kehamilan atau persalinan jika keadaan ibu demam, infeksi pada uterus dan plasenta, dan ketuban pecah dini.

Gejala Sepsis Pada Bayi

 Beberapa gejala sepsis yang perlu ibu ketahui adalah bayi muntah saat diberikan ASI atau menolak untuk minum ASI. Suhu tubuh anak di bawah suhu tubuh yang normal atau tidak stabil, suhu tubuh ini diukur dari anus. Bayi rewel, tidak responsif dan lemas. Bayi bernafas sangat cepat atau malah kesulitan bernafas. Bayi jarang sekali buang air kecil dan mengalami ruam kemerahan. Terkadang bayi mengalami kesulitan bernafas lebih dari sepuluh detik. Kulit berwarna biru, terkadang kulit berwarna kuning dan mata bayi juga berwarna kuning, inilah Pengaruh Kulit Bayi Terhadap Penyakit Sepsis. Jika bayi anda mengalami ciri-ciri ini, sebaiknya anda segera menghubungi dokter.